Cegah Illegal Fishing Jalur Laut Diawasi secara Intensif

Sentani, Jpr, – Kepala Bappeda Kabupaten Jayapura, Dra. Hanna Hikoyabi di ruang kerjanya pekan lalu, minta agar hasil kekayaan laut tidak diambil oleh kapal-kapal dari negara asing maka perlu adanya pengawasan secara intensif dan terpadu oleh pihak terkait, khususnya antara Pemerintah Kabupaten Jayapura dengan Danlantamal X Jayapura, guna mengamankan potensi laut dari pada pelaku Illegal Fishing, sekaligus mencegah terjadinya perampokan hasil kekayaan laut.
“Memang sebagian jalur laut di Kabupaten Jayapura, yang kurang lebih seluas 243 mil ini terdapat di Distrik Demta, Distrik Yokari, Distrik Depapre dan Distrik Raveni Rara selama itu belum ada pengawasan secara terpadu. Untuk itu, harus dilakukan pengawasan intensif supaya potensi laut kita tidak diambil,”katanya.
“Pihaknya dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Jayapura tentu tidak dapat bekerja sendiri untuk mengamankan potensi laut dari pada perampok tersebut. Para pelaku perampok yang mengambil kekayaan laut kita, itu ada kapal Filipina dan juga kapal Taiwan. Kami berharap tidak ada lagi pencurian terhadap hasil kekayaan laut kita di masa-masa mendatang, sehingga perlu dilakukan pengawasan secara intensif,”harapnya.
“Bahwa selama ini peralatan hanya dilengkapi dengan perahu-perahu tradisional yang notabene tidak dapat mengimbangi kapal-kapal besar dengan teknologi yang tinggi, sehingga membuat perahu tradisional ini kalah bersaing. Ini untuk mengingatkan para pihak terkait, utamannya kami dalam hal ini instansi tekhnis di Dishub bersama Danlantamal X Jayapura untuk menyiapkan dan menyediakan fasilitas penunjang secara lengkap untuk melakukan pengawasan supaya potensi laut tidak dicuri kapal-kapal asing. Sehingga potensi itu dapat bermanfaat bagi nelayan-nelayan kita di daerah ini,”imbuhnya.

[envira-gallery id="3534"]

2 komentar pada “Cegah Illegal Fishing Jalur Laut Diawasi secara Intensif”

Anda dapat Tinggalkan balasan atau Trackback postingan ini.

Tulis Balasan atau komentar anda

Email anda tidak akan dipublish.