SENTANI>>> Yusak Y Andato, S.Sos akhirnya terpilih sebagai Ketua KNPI Provinsi Papua pada Musyawarah Provinsi XI Pemuda/KNPI Provinsi Papua Tahun 2010 di Swiss BelHotel, Jayapura, Sabtu dini hari (24/7).
Kemenangan Yusak Andato yang juga mantan Anggota DPRD Kabupaten Jayapura periode 2004-2009 ini setelah dalam pemungutan suara meraih 14 suara, atau mengungguli perolehan suara 9 kandidat lainnya.
Kemenangan Yusak Andato yang juga mantan Anggota DPRD Kabupaten Jayapura periode 2004-2009 ini setelah dalam pemungutan suara meraih 14 suara, atau mengungguli perolehan suara 9 kandidat lainnya.
Dalam pemilihan calon Ketua KNPI Papua ini, sesuai nomor urut, Yulianus Dwaa meraih 6 suara, Marthinus Werimon 8 suara, Josias Woromboni 6 suara, Yusak Y Andato 14 suara, Habelino Sawaki 2 suara, Arnold Udam 2 suara, Ruben Magai 8 suara, Baharudin Warwowan 8 suara, Lutsen J Mayor 8 suara dan Juli Edi Way 0 suara.
Mengingat dalam perolehan suara, hanya Yusak Y Andato yang meraih suara 20 persen atau suara terbanyak, maka sesuai tata tertib dan mekanisme dalam pemilihan calon ketua, saat itu juga Yusak Andato langsung ditetapkan sebagai Ketua KNPI baru Provinsi Papua.
Sesuai jadwal, seharusnya waktu pemilihan calon ketua KNPI Papua sedianya dimulai pada Jumat (23/7) pukul 22.00 WIT. Namun, karena proses penetapan tata tertib pemilihan ketua pembentukan DPD KNPI Papua terjadi perdebatan yang panjang, bahkan berjalan alot, sehingga proses pemilihan calon ketua baru bisa dimulai Sabtu (24/7) pukul 01.15 WIT.
Puncak perdebatan menyangkut tata tertib ini, terutama pada poin kriteria ketua KNPI Papua harus orang asli Papua. Meskipun, hasil Rapim KNPI tidak mengatur tentang hal itu, namun sebagian peserta tetap meminta harus ada kejelasan tentang syarat menjadi Ketua KNPI Papua.
Bahkan, ada sebagian peserta menuding pimpinan Musprov tidak tegas, sehingga situasi sempat memanas, bahkan ada peserta nekat memukul-mukul meja meskipun situasi bisa kembali cair.
Adanya tambahan kriteria bahwa Ketua KNPI Papua harus dari orang asli Papua yang diusulkan peserta, tampaknya sebagai upaya untuk menjegal kandidat Baharudin Farwowan. Meskipun, ada penolakan terhadap kandidat tersebut, tapi kenyataannya dalam pemunggutan suara, Baharudin masih meraih suara sangat signifikan yakni 8 suara atau masih mengungguli kandidat lainnya yang berasal dari orang asli Papua.
Sementara itu, Yusak Y Andato mengungkapkan, dirinya mengaku tidak menduga atau tidak memiliki prediksi bakal menjadi pemenang dalam pemilihan calon ketua KNPI mengingat semua calon memiliki kans atau peluang yang sama untuk menang.
"Saya pikir kalau saya unggul dalam pemungutan suara, bisa jadi karena visi dan misi saya saat pemaparan di depan para peserta Musrov cukup baik. Atas dasar itu sehingga rekan-rekan peserta memberikan kesempatan kepada saya untuk memimpin KNPI Papua ke depannya," ujar Yusak kepada Cenderawasih Pos usai pemungutan suara.
Yusak menambahkan, dalam pemilihan ketua KNPI Papua ini tidak ada yang kalah dan menang. Tapi ini adalah kemenangan semua pemuda, karena itu dalam kepengurusan nanti dirinya tetap akan merangkul rekan-rekan kandidat lainnya.
Musprov ini akhirnya ditutup secara resmi oleh Gubernur Papua, Barnabas Suebu, SH yang diwakili Asisten I Setda Provinsi Papua, Drs. Elieser Renmaur, Sabtu (24/7).
Gubernur berharap peran KNPI dapat terus ditingkatkan dimana pemuda Indonesia di Papua harus mampu memberikan solusi pemecahan persoalan-persoalan kemasyarakatan maupun kebangsaan lainnya, baik yang sedang berlangsung maupun di masa mendatang.
Hadir dalam penutupan itu, perwakilan dari DPP KNPI Pusat, Paul Hutaluju, Ketua Demisioner KNPI Papua, Rifai Darus,SH dan seluruh peserta Musprov KNPI.
Dalam sambutannya, Paul Hutaluju yang mewakili Ketua Umum DPP KNPI berharap, agar Ketua KNPI Papua yang baru dapat merintis apa yang telah dilakukan ketua maupun pengurus sebelumnya, karena dengan kerja keras yang dirintis kepengurusan lama telah mampu mengharumkan nama Papua di tingkat nasional. "Usaha dan kerja keras ini, membuat DPP KNPI mempercayai Provinsi Papua sebagai tuan rumah dilaksanakannya kongres pemuda seluruh Indonesia pada tahun 2011 mendatang," tegasnya.
Di tempat yang sama, Ketua Demisioner KNPI Provinsi Papua, Rifai Darus, SH menegaskan, apa yang telah dihasilkan dari pelaksanaan Musprov XI KNPI Papua ini hendaknya dapat menjadi contoh bagi pelaksanaan pemilihan DPRP, MRP maupun Pemilukada di Papua. Dimana, proses pemilihan ketua berjalan lancar, tanpa adanya gugatan-gugatan tetapi dengan suatu musyawarah yang baik. "Dari kesepuluh kandidat yang maju dalam pemilihan Ketua DPD KNPI Papua telah menyatakan siap menang dan siap kalah, selain itu calon yang kalah juga sangat mendukung ketua terpilih. Hendaknya hal ini juga dapat dilihat pada pelaksanaan Pemilukada nanti," kata Rifai.
Sementara itu, ketua DPD KNPI Papua yang baru, Yusak Y Andato,S.Sos mengungkapkan, tanggungjawab yang diembannya ini merupakan suatu amanat. "Komitmen saya dalam struktur kepengurusan maupun organisasi nanti ialah Bhineka Tunggal Ika. Dimana, di struktur pengurus nantinya tidak hanya orang Papua saja, tetapi juga non Papua dan harus ada perwakilan dari setiap daerah," ungkap Yusak Andato.
Yusak menambahkan, dirinya akan membuat suatu kriteria bagi kepengurusan DPD KNPI Papua yang akan digarap oleh tim formatur, dengan menempatkan pengurus sesuai dengan kapasitasnya untuk masuk dalam kepengurusan. "KNPI Papua juga harus bisa merangkul pemuda-pemuda Papua yang bersikeras untuk keluar dalam bingkai NKRI," tandasnya. (mud/nal/fud)
(scorpions)
Mengingat dalam perolehan suara, hanya Yusak Y Andato yang meraih suara 20 persen atau suara terbanyak, maka sesuai tata tertib dan mekanisme dalam pemilihan calon ketua, saat itu juga Yusak Andato langsung ditetapkan sebagai Ketua KNPI baru Provinsi Papua.
Sesuai jadwal, seharusnya waktu pemilihan calon ketua KNPI Papua sedianya dimulai pada Jumat (23/7) pukul 22.00 WIT. Namun, karena proses penetapan tata tertib pemilihan ketua pembentukan DPD KNPI Papua terjadi perdebatan yang panjang, bahkan berjalan alot, sehingga proses pemilihan calon ketua baru bisa dimulai Sabtu (24/7) pukul 01.15 WIT.
Puncak perdebatan menyangkut tata tertib ini, terutama pada poin kriteria ketua KNPI Papua harus orang asli Papua. Meskipun, hasil Rapim KNPI tidak mengatur tentang hal itu, namun sebagian peserta tetap meminta harus ada kejelasan tentang syarat menjadi Ketua KNPI Papua.
Bahkan, ada sebagian peserta menuding pimpinan Musprov tidak tegas, sehingga situasi sempat memanas, bahkan ada peserta nekat memukul-mukul meja meskipun situasi bisa kembali cair.
Adanya tambahan kriteria bahwa Ketua KNPI Papua harus dari orang asli Papua yang diusulkan peserta, tampaknya sebagai upaya untuk menjegal kandidat Baharudin Farwowan. Meskipun, ada penolakan terhadap kandidat tersebut, tapi kenyataannya dalam pemunggutan suara, Baharudin masih meraih suara sangat signifikan yakni 8 suara atau masih mengungguli kandidat lainnya yang berasal dari orang asli Papua.
Sementara itu, Yusak Y Andato mengungkapkan, dirinya mengaku tidak menduga atau tidak memiliki prediksi bakal menjadi pemenang dalam pemilihan calon ketua KNPI mengingat semua calon memiliki kans atau peluang yang sama untuk menang.
"Saya pikir kalau saya unggul dalam pemungutan suara, bisa jadi karena visi dan misi saya saat pemaparan di depan para peserta Musrov cukup baik. Atas dasar itu sehingga rekan-rekan peserta memberikan kesempatan kepada saya untuk memimpin KNPI Papua ke depannya," ujar Yusak kepada Cenderawasih Pos usai pemungutan suara.
Yusak menambahkan, dalam pemilihan ketua KNPI Papua ini tidak ada yang kalah dan menang. Tapi ini adalah kemenangan semua pemuda, karena itu dalam kepengurusan nanti dirinya tetap akan merangkul rekan-rekan kandidat lainnya.
Musprov ini akhirnya ditutup secara resmi oleh Gubernur Papua, Barnabas Suebu, SH yang diwakili Asisten I Setda Provinsi Papua, Drs. Elieser Renmaur, Sabtu (24/7).
Gubernur berharap peran KNPI dapat terus ditingkatkan dimana pemuda Indonesia di Papua harus mampu memberikan solusi pemecahan persoalan-persoalan kemasyarakatan maupun kebangsaan lainnya, baik yang sedang berlangsung maupun di masa mendatang.
Hadir dalam penutupan itu, perwakilan dari DPP KNPI Pusat, Paul Hutaluju, Ketua Demisioner KNPI Papua, Rifai Darus,SH dan seluruh peserta Musprov KNPI.
Dalam sambutannya, Paul Hutaluju yang mewakili Ketua Umum DPP KNPI berharap, agar Ketua KNPI Papua yang baru dapat merintis apa yang telah dilakukan ketua maupun pengurus sebelumnya, karena dengan kerja keras yang dirintis kepengurusan lama telah mampu mengharumkan nama Papua di tingkat nasional. "Usaha dan kerja keras ini, membuat DPP KNPI mempercayai Provinsi Papua sebagai tuan rumah dilaksanakannya kongres pemuda seluruh Indonesia pada tahun 2011 mendatang," tegasnya.
Di tempat yang sama, Ketua Demisioner KNPI Provinsi Papua, Rifai Darus, SH menegaskan, apa yang telah dihasilkan dari pelaksanaan Musprov XI KNPI Papua ini hendaknya dapat menjadi contoh bagi pelaksanaan pemilihan DPRP, MRP maupun Pemilukada di Papua. Dimana, proses pemilihan ketua berjalan lancar, tanpa adanya gugatan-gugatan tetapi dengan suatu musyawarah yang baik. "Dari kesepuluh kandidat yang maju dalam pemilihan Ketua DPD KNPI Papua telah menyatakan siap menang dan siap kalah, selain itu calon yang kalah juga sangat mendukung ketua terpilih. Hendaknya hal ini juga dapat dilihat pada pelaksanaan Pemilukada nanti," kata Rifai.
Sementara itu, ketua DPD KNPI Papua yang baru, Yusak Y Andato,S.Sos mengungkapkan, tanggungjawab yang diembannya ini merupakan suatu amanat. "Komitmen saya dalam struktur kepengurusan maupun organisasi nanti ialah Bhineka Tunggal Ika. Dimana, di struktur pengurus nantinya tidak hanya orang Papua saja, tetapi juga non Papua dan harus ada perwakilan dari setiap daerah," ungkap Yusak Andato.
Yusak menambahkan, dirinya akan membuat suatu kriteria bagi kepengurusan DPD KNPI Papua yang akan digarap oleh tim formatur, dengan menempatkan pengurus sesuai dengan kapasitasnya untuk masuk dalam kepengurusan. "KNPI Papua juga harus bisa merangkul pemuda-pemuda Papua yang bersikeras untuk keluar dalam bingkai NKRI," tandasnya. (mud/nal/fud)
(scorpions)


















