Bupati Mathius Beri Apresiasi Program TMMD Tahun 2015

Sentani JPR – Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-95 tahun 2015 memberikan arti positif yang luar biasa bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura dan masyarakat di Kampung Persiapan Serebu, Distrik Kaureh, pada khususnya.

Betapa tidak, dalam jangka waktu kurang lebih 21 hari, yakni sejumlah fasilitas umum terlebih jalan utama menuju kampung tersebut, kedepannya akan menjadi lebih baik.

TMMD ke-95 tahun 2015 yang diprakarsai Kodim 1701/Jayapura yang juga turut memberikan sejumlah peralatan bangunan maupun pertanian serta bantuan lainnya kepada masyarakat di kampung tersebut.

Kegiatan TMMD ke-95 tahun 2015 ini secara resmi dibuka melaui upacara pembukaan pada Kamis (8/10) kemarin pagi, di Kampung Persiapan Serebu, Distrik Kaureh, Kabupaten Jayapura, yang dipimpin oleh Danrem 172/PWY Kolonel Inf. Sugiyono selaku Inspektur Upacara dan dihadiri Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si, sejumlah petinggi TNI, Kepala SKPD di lingkup Pemkab Jayapura, tokoh masyarakat, tokoh agama serta tokoh adat.

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si, usai menghadiri acara pembukaan TMMD tersebut, memberikan apresiasi yang luar biasa kepada TNI dalam hal ini Kodam XVII/Cenderawasih yang menggelar TMMD ini.

Saya ucapkan terima kasih kepad Kodam XVII/Cenderawasih untuk kerjasama yang terus kita bangun di daerah ini. Bukan saja dalam kegiatan fisik seperti yang kita lihat ada disini, tetapi juga ada kegiatan lain yang telah kita canangkan beberapa waktu lalu bersama bapak Pangdam dibeberapa distrik seperti Namblong dan Nimbokrang untuk di bidang pertanian, ucapnya ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (8/10).

Bupati Mathius menilai kegiatan TMMD ini merupakan upaya percepatan pembangunan bagi masyarakat desa atau kampung menuju masyarakat yang damai dan sejahtera sesuai dengan tema TMMD yang ke-95 tahun 2015 ini.

Jadi, semua ikut terlibat baik Babinsa dan seluruh anggota TNI lainnya dalam upaya-upaya untuk percepatan perluasan lahan-lahan pertanian bagi masyarakat. Dikarenakan keterlibatan dari rekan-rekan TNI ini memberikan semangat dan juga membangun kebersamaan yang sungguh luar biasa guna kegiatan gotong royong ini tetap dipertahankan dan dilestarikan menjadi ciri dalam masyarakat untuk membangun masa depannya, tutur dia.

Untuk itu, Bupati Mathius berharap kegiatan serupa dapat digelar kembali di Kabupaten Jayapura di tahun mendatang.

Pada kesempatan tersebut Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si, bersama Danrem 172/PWY Kolonel Inf. Sugiyono dan Dandim 1701/Jayapura Letkol Andriyanto, sejumlah pejabat teras Kodim 1701/Jayapura serta Kepala SKPD dilinkgkup Pemkab Jayapura melakukan penanaman pohon yang ada disekitar lapangan di Kampung Serebu serta melakukan peninjauan lokasi sasaran yakni berupa pembangunan Pustu dan Balai Kampung Serebu.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Bintang Papua, pelaksanaan TMMD ke-95 tahun 2015 ini dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura menggelontorkan dana sebesar Rp 1 miliar dari APBD Kabupaten Jayapura. (Mir)
————
(CAPTION FOTO) : Peninjauan Lokasi TMMD ke-95 tahun 2015 oleh Danrem 172/PWY Kolonel Inf. Sugiyono bersama Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si dan Anggota DPRD Kabupaten Jayapura Klemens Hamo serta Dandim 1701/Jayapura Letkol Inf Andriyanto

TMMD ke-95 Kabupaten Jayapura Resmi Dibuka Danrem Sugiyono

SENTANI- Komandan Korem (Danrem) Kolonel Inf. Sugiyono membuka secara resmi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-95 tahun 2015 ketika menjadi inspektur upacara (Irup) dalam upacara pembukaan TMMD ke-95 tahun 2015, yang dipusatkan di Kampung Persiapan Serebu, Distrik Kaureh, Kabupaten Jayapura, Kamis (8/10) kemarin pagi.

Setelah disambut dengan tari-tarian tradisional dari warga di Kampung Serebu, Danrem 172/PWY, Kolonel Inf. Sugiyono, memimpin upacara dan sekaligus membuka secara resmi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-95 tahun 2015 di Kampung Persiapan Serebu, Distrik Kaureh, Kabupaten Jayapura.

Pembukaan kegiatan TMMD ini dihadiri, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si, Anggota DPRD Kabupaten Jayapura Klemens Hamo, Dandim 1701/Jayapura Letkol Inf. Andriyanto, sejumlah Kepala SKPD dilingkup Pemkab Jayapura, pejabat TNI serta para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan organisasi kemasyarakatan.

Upacara kali ini bersamaan dengan pembukaan kegiatan TMMD ke-95 yang dilaksanakan secara serentak pada tanggal 8 Oktober sampai 28 Oktober 2015 mendatang. Acara tersebut digelar di wilayah Provinsi Papua, salah satunya di Kabupaten Jayapura.

Usai upacara pembukaan TMMD, Danrem 172/PWY, Kolonel Inf. Sugiyono kepada wartawan mengatakan, bahwa kegiatan TMMD yang dilaksanakan selama 21 hari kedepan itu merupakan program lintas sektoral yang dalam pelaksanaannya melibatkan seluruh pihak terkait.

Dan, sesuai dengan tema TMMD kali ini, untuk meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat khususnya di daerah-daerah yang terisolir, terpencil dan terbelakang serta tertinggal baik secara ekonomi, sosial maupun sarana infrastruktut, ucap Danrem Sugiyono.

Dirinya menegaskan, tidak hanya kegiatan fisik dalam pelaksanaan TMMD kali ini, tetapi kegiatan non fisik berupa penyuluhan-penyuluhan tentang perlindungan dan jaminan sosial bagi masyarakat miskin serta pembangunan manusia dan lingkungan melalui program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) serta sosialisasi atau ceramah wawasan kebangsaan.

Hal ini tentu situasi di Provinsi Papua, khususnya di Kabupaten Jayapura terwujud aman dan nyaman dalam rangka memberdayakan masyarakat perdesaan serta mendukung ketahanan Nasional yang kuat dan tangguh, tegasnya.

TMMD ini merupakan suatu terobosan yang efektif dan efisien sebagai salah satu bentuk pengabdian, serta beberapa upaya TNI dalam melestarikan nilai sejarah, terutama nilai Kemanunggalan TNI-Rakyat, tambah Danrem Sugiyono.

Program TMMD adalah program lintas sektoral yang melibatkan TNI, Polri, Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian dan Pemda serta segenap lapisan masyarakat. Yang mana, diharapkan dapat mewadahi aspirasi dan kepentingan masyarakat di wilayah perdesaan atau perkampungan.

Jadi, hakekatnya dari program TMMD ini merupakan wujud nyata dari penerapan budaya gotong royong, yakni suatu budaya luhur bangsa yang telah terbukti menjadi benang merah keberhasilan bangsa Indonesia dari masa kemasa, paparnya.

Kegiatan TMMD kali ini diakhiri dengan pemberian bantuan peralatan pertanian kepada masyarakat, kemudian dilaksanakan penanaman pohon sebanyak 10 ribu pohon yang dilakukan secara simbolis oleh Danrem 172/PWY, Kolonel Inf Sugiyono dan Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si, serta diikuti oleh para tamu undangan lainnya.

Selain itu, kegiatan TMMD ini juga diisi dengan peninjauan lokasi sasaran berupa pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) serta pembangunan Kantor Balai Kampung Serebu.

Tinggalkan Balasan