Bupati Mathius Undang Dubes Jepang Hadiri KMAN VI di Jayapura

Berita Daerah Nasional Pariwisata Pemerintahan dan Aparatur

Nampak diskusi antara Bupati Jayapura dan Dubes Jepang yang berlangsung di ruang VIP Bupati Jayapura.

SENTANI, jayapurakab.go.id – Bupati Jayapura Awoitauw, S.E., M.Si secara lisan menyampaikan undangan kepada Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia, Kanasugi Kenji untuk berkenan hadir pada hajatan besar masyarakat adat nusantara yaitu Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) VI. KMAN VI ini sedianya akan diselenggarakan oleh Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) pada Bulan Oktober mendatang dan Kabupaten Jayapura sebagai tuan rumah.

“Kabupaten Jayapura pada Bulan Oktober mendatang sebagai tuan rumah kongres masyarakat adat nusantara, dengan demikian kami juga mengundang bapa Dubes dan rombongan berkenan hadir, ini baru secara lisan meski undangan tertulisnya akan menyusul,” ujar Bupati Mathius dalam pertemuan bersama dengan Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia, Kanasugi Kenji bersama rombongan saat kunjungan kerjanya di Provinsi Papua, yang berlangsung di ruang VIP Bupati Jayapura, Senin (18/7).

Dikatakan Bupati Mathius, event KMAN VI ini merupakan hajatan masyarakat adat, di mana masyarakat adat dari berbagai daerah di Indonesia akan berdatangan ke Kabupaten Jayapura dan dalam persiapannya saat ini Kabupaten Jayapura siap menjadi tuan rumah terbaik.

“Hampir sepuluh ribu orang masyarakat adat nanti datang ke sini (Kabupaten Jayapura) pada pelaksanaan kongres masyarakat adat nusantara VI, kami masyarakat adat Papua, khususnya di Kabupaten Jayapura sebagai tuan rumah sangat antusias menyambut dan menyukseskan kegiatan masyarakat adat ini,” ujarnya.

Menarik pada penyelenggaraan kongres masyarakat adat VI di Kabupaten Jayapura pada Bulan Oktober mendatang, di mana peserta atau tamu masyarakat adat yang datang akan tinggal di rumah-rumah masyarakat adat Kabupaten Jayapura, mereka akan melebur bersama masyarakat adat setempat, sehingga suasana penuh akrab dan rasa nasionalisme itu sangat terasa, sembari sambil  berbagi dan bertukar pengalaman. Bupati juga menitipkan pesan agar wisatawan Jepang juga diharapkan bisa berkenan hadir pada event tersebut karena selain kongres masyarakat adat juga pada kesempatan yang sama di Bulan Oktober itu juga diselenggarakan kegiatan pariwisata nasional Festival Danau Sentani (FDS), serta peringatan Hari Kebangkitan Masyarakat Adat yang betul-betul menyajikan keaslian budaya bangsa.

“Pada saat yang sama juga ada event pariwisata FDS, sehingga kami undang wisatawan Jepang datang juga, karena moment ini juga bisa menjadi kesempatan berwisata di Kabupaten Jayapura,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan