Ini Kata Bupati Mathius Terkait Cara Tepat Penanganan Covid 19 di Kabupaten Jayapura

Berita Daerah Kesehatan Layanan Lingkungan Hidup

Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 saat melakukan penyemprotan disinfektan terhadap rumah-rumah warga di Sentani, Selasa (9/6).
Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 saat melakukan penyemprotan disinfektan terhadap rumah-rumah warga di Sentani, Selasa (9/6).

SENTANI, jpr – Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE., M.Si mengatakan untuk memerangi pandemi Covid 19 di wilayah Kabupaten Jayapura, pemerintah tentunya tidak bisa bekerja sendirian selain ada dukungan dari seluruh elemen masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Jayapura.

“Untuk memerangi pandemi Covid 19 ini kita tidak bisa kerja sendirian kalau tidak ada dukungan dari seluruh elemen masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Jayapura,” kata Bupati Mathius Awoitauw kepada wartawan di kantor Bupati Jayapura, Selasa (9/6).

Menurutnya upaya-upaya pemerintah sejauh ini untuk memerangi pandemi Covid 19 belum mendapat dukungan sepenuhnya dari seluruh masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Jayapura. Hal itu bisa dilihat dari jumlah warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan saat beraktifitas di luar rumah. Misalnya tidak menggunakan masker, tidak menerapkan sosial distancing. Pelanggaran terhadap protokol kesehatan tentunya akan berimbas pada banyaknya temuan jumlah kasus baru positif Covid 19 di Kabupaten Jayapura.

Untuk itu orang nomor satu di Kabupaten Jayapura itu berharap agar peran seluruh elemen masyarakat mulai dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh adat, para pedagang, pimpinan OPD. Harus memulai untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi secara terus-menerus dan masih dimulai dari lingkungan yang paling kecil yang ada wilayah di sekitar.

“Misalnya yang berjualan di pasar dia bisa sosialisasi dengan temannya, tokoh agama, majelis, bagaimana dia bisa memberikan pemahaman kepada jemaatnya. Kalau seperti ini ada kekhawatiran, Covid 19 ini sulit diselesaikan. Ini bisa diselesaikan karena kita disiplin dan kita mampu untuk menerapkan protokol kesehatan yang sudah di tentukan oleh pemerintah,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan