Masih Ada Stok Masker Yang Belum Terbagi

Pembagian masker yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Covid-19.

SENTANI, jpr – Ribuan masker masih tersedia di Sekretariat Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jayapura, hingga saat ini pembagian masker sudah diberikan kepada 19 Distrik di Kabupaten Jayapura yang membawahi 139 Kampung dan 5 Kelurahan.

Ribuan masker yang menumpuk di Sekretariat Tim Gugus Tugas ini merupakan hasil buah tangan 22 Kelompok Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), di bawah pembinaan Dinas UMKM Kabupaten Jayapura yang tersebar di Distrik Sentani Timur, Sentani, dan Distrik Waibhu.

“Saat ini stok masker yang tersedia sebanyak 66.900 lembar,” ujar Kepala Dinas UMKM, Parson Horota dalam laporannya pada rapat evaluasi penanganan Covid-19 Kabupaten Jayapura, di aula lantai dua kantor Bupati, Gunung Merah Sentani, Senin (18/5).

Dikatakan, pihaknya masih menunggu informasi dari Tim Gugus Tugas terhadap kebutuhan masker bagi masyarakat, apabila stok yang menumpuk tersebut telah dibagikan maka akan diproduksi kembali oleh kelompok-kelompok UMKM.

“Kita lagi menunggu informasi, jangan sampai stok masker jadi menumpuk di sekretariat dan tidak terbagi,” katanya.

Selain masker, kata Parson, untuk kegiatan ekonomi lainnya adalah pembelian sagu dari masyarakat untuk menambah ketersediaan pangan yang nantinya dibagikan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Ada 20 sak sagu yang sudah kita beli dari masyarakat, tinggal koordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan,” jelasnya.

Semenara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Jayapura, Miryam Soumilena mengatakan, untuk stok masker yang dikerjakan oleh 21 Kelompok usaha masyarakat yang tersebar di Kabupaten Jayapura saat ini sebanyak 15 ribu lembar.

Saat ini masih dikerjakan kembali, 15 kelompok sudah menyelesaikan target mereka, tersisah 6 kelompok.

“Kami belum menyalurkan ke Tim Gugus Tugas karena masih banyak masker yang tertumpuk di sana, sementara laporan dari Kepala Distrik terkait berita acara penerimaan masker di setiap kampung juga belum dilaporkan. Karena masker yang dibuat ini menggunakan Alokasi Dana Kampung sebesar 10 juta setiap kampung,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan