Sektor Perikanan Akan Jalin Kerjasama Dengan Daerah Pegunungan

Asisten II Bidang Perekonomian Setda Kabupaten Jayapura, Edi Susanto.

SENTANI, jpr – Asisten II Bidang Perekonomian Setda Kabupaten Jayapura, Edi Susanto mengatakan, potensi perikanan yang ada di Kabupaten Jayapura sejauh ini sangat luar biasa. Namun masih kendala di pemasaran. Untuk itu Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura sedang menyiapkan berbagai upaya untuk memasarkan hasil produksi perikanan dari Kabupaten Jayapura itu dengan menjalin kerjasama dengan daerah-daerah pegunungan.

“Ini juga untuk perikanan sudah membahas dengan Asosiasi Pemerintah Daerah di Pegunungan. Kebutuhan ikan mereka kita yang supply,” kata Edi Susanto di kantor Bupati Jayapura, Senin (13/7).

Jadi menjelaskan sementara ini untuk potensi perikanan di wilayah Kabupaten Jayapura disumbang dari beberapa wilayah pesisir seperti Depapre, Demta dan beberapa daerah pesisir lainnya. Kata dia, Dinas Koperasi dan UMKM sudah mengambil langkah dengan membuka satu pusat penampungan ikan di wilayah Sentani ini, nanti bisa dimanfaatkan untuk titik pemasaran baik ke Kota Jayapura maupun ke daerah lainnya.

“Memang di sana sedang ada gerakan untuk peningkatkan gizi omega, sehingga konsumsi ikan oleh anak menjadi program,” ungkapnya.

Sehubungan dengan itu, ada beberapa langkah yang dilakukan Pemda Jayapura.

Pertama dengan memastikan dulu berapa produk yang dihasilkan, berapa permintaan kebutuhan mereka. Selanjutnya Pemkab Jayapura akan mencari teknis untuk penyalurannya dan kesiapan di Pegunungan dalam menyimpan produk perikanan itu.

“Ini langkah awal sudah kita bicarakan, tinggal mereka berikan informasi tentang kebutuhan dan kesiapan penampungannya,” bebernya.

Dia menambahkan potensi ikan di Kabupaten Jayapura tidak saja dari sektor perikanan tangkap tetapi juga dari perikanan air tawar seperti di danau. Untuk menyerap hasil produksi nelayan lokal di Kabupaten Jayapura itu perlu ada keterlibatan pemerintah sehingga pemberdayaan terhadap masyarakat khususnya yang berprofesi sebagai nelayan itu betul-betul ada.

Tinggalkan Balasan