Program “Dukcapil Mesra” Mendekatkan Layanan Administrasi ke Distrik Terpencil

Berita Daerah Kependudukan Layanan

SENTANI, jayapurakab.go.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jayapura terus berkomitmen memastikan setiap penduduk memiliki dokumen kependudukan yang sah dan lengkap. Melalui program “Dukcapil Mesra (Dukcapil Mendekat Masyarakat)”, Disdukcapil kembali melaksanakan pelayanan langsung ke Distrik Unurumguay.

Dalam kesempatan tersebut Dukcapil lakukan pendataan di 3 lokasi yaitu Gedung Pondopo Kantor Distrik, SMP N 1 Unurumguay dan SMP 1 Atap Nimbontong Kampung Beneik. Bertujuan untuk mendekatkan layanan administrasi kepada masyarakat.

Administrasi kependudukan merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah, yang mencakup penataan dan penertiban data penduduk melalui pendaftaran penduduk, pencatatan sipil, pengelolaan informasi administrasi kependudukan (adminduk), serta pemanfaatannya untuk pelayanan publik dan sektor pembangunan lainnya.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Jayapura, Herald J. Berhitu, menjelaskan bahwa program “Dukcapil Mesra” hadir untuk menjawab tantangan masyarakat di wilayah terpencil yang sulit mengakses layanan.

“Program ini kami lakukan untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. Walaupun pelayanan di Kantor Disdukcapil gratis, namun bagi masyarakat yang tinggal jauh, tentu membutuhkan biaya besar untuk datang ke Sentani. Karena itu, kami yang datang agar masyarakat bisa langsung mendapatkan pelayanan di tempat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Herald menegaskan bahwa pelayanan ini sejalan dengan visi Bupati Jayapura, yakni “Kasih Mempersatukan Perbedaan”, sehingga setiap warga, tanpa memandang latar belakang, berhak mendapatkan layanan administrasi kependudukan.

Selain program “Dukcapil Mesra”, Disdukcapil Kabupaten Jayapura juga mengembangkan inovasi “Sitanduk Rusa” (Sistem Terintegrasi Administrasi Kependudukan dengan Rumah Sakit dan Puskesmas). Melalui inovasi ini, setiap bayi yang baru lahir dapat langsung didaftarkan dan memperoleh Akta Kelahiran serta Kartu Keluarga yang baru. Sementara Kartu Identitas Anak (KIA) akan diberikan kemudian.

“Semua inovasi ini kami rancang agar masyarakat dapat lebih mudah, terjangkau, dan cepat dalam mendapatkan dokumen kependudukan secara lengkap,” tambah Herald.

Kegiatan pelayanan di Distrik Unurumguay mendapat apresiasi dari masyarakat. Titus Birawa , Kepala Suku dari Kampung Guriad, mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran Disdukcapil.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini, karena masih banyak masyarakat yang belum memiliki Kartu Keluarga, KTP, maupun Akta Kelahiran. Dengan adanya pelayanan langsung, kami tidak perlu lagi pergi jauh ke Kantor Disdukcapil di Sentani,” katanya.

Ia menambahkan bahwa meski jarak antar kampung di Unurumguay cukup berjauhan, masyarakat tetap datang dengan antusias untuk mengurus kebutuhan administrasi kependudukan.

“Kegiatan ini sangat membantu dan memudahkan kami. Terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Jayapura, khususnya Disdukcapil, yang sudah datang langsung melayani masyarakat di distrik kami,” pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ruth Kekri, guru Pendidikan Jasmani di SMP Negeri 1 Unurumguay, yang menjadi salah satu lokasi pendataan dan perekaman KIA.

“Kedatangan Dukcapil ke Distrik Unurumguay ini sangat membantu dalam pengurusan KIA. Mengingat kesibukan orang tua serta biaya transportasi yang harus dikeluarkan untuk pergi ke Kantor Dukcapil, kehadiran Dukcapil langsung di tengah masyarakat benar-benar mempermudah proses kepengurusan KIA bagi anak-anak kami di sekolah,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini mendapat respon positif dari siswa. Semua anak mengikuti proses pengurusan KIA dengan baik sesuai arahan tim Dukcapil.

“Kartu ini nantinya juga akan mempermudah anak-anak dalam pengurusan KTP ketika usia mereka sudah memenuhi syarat,” tambah Ruth.

Penulis: Oskar

Editor: Rita

Admin: Rilva

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *