SENTANI, jayapurakab.go.id – Dalam lawatannya ke Papua, Duta Besar (Dubes) New Zealand (Selandia Baru) untuk Indonesia, Philip Nathan Taula bersama Kepala Perwakilan Food and Agriculture Organization (FAO) untuk Indonesia dan Timor Leste, Rajendra Aryal dan tim dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia berkesempatan mengunjugi Kabupaten Jayapura, Kamis (19/11/2025).
Dalam kunjungannya di Kabupaten Jayapura, Dubes New Zealand bersama rombongan di damping Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, SH, MH meresmikan rumah sagu “Holey Narey” sekaligus mengikuti Festival Sagu Yosiba di Kampung Babrongko, Distrik Ebungfau.

Pada kesempatan itu, Duta Besar New Zealand untuk Indonesia, Philip Nathan Taula mengatakan, pihaknya sangat merespon dan mendukung upaya pengembangan pangan lokal seperti sagu yang sedang digalahkan oleh masyarakat adat di Papua, dan khususnya di Kabupaten Jayapura.
“Waktu di Jakarta saya mendengar bahwa Pemerintah Republik Indonesia sangat intens mendorong program swasembada pangan, ketahanan pangan, dan Makan Bergisi Gratis (MBG) menjadi program nasional, sehingga saya berpikir kalau olahan sagu menjadi pangan lokal sudah selaras dengan program nasional,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Dubes New Zealand menyatakan, pihaknya melalui FAO akan mendukung program ketahan pangan yang digalahkan Pemerintah Kabupaten Jayapura saat ini, sehigga upaya pengolahan sagu menjadi pangan lokal yang dilakukan oleh masyarakat kampung Yoboi, Simporo, Babrongko (Yosiba) dapat menjawab kebutuhan pangan lokal pada skala nasional maupun global.
Senada dengan Dubes, Kepala Perwakilan Food and Agriculture Organization (FAO) untuk Indonesia dan Timor Leste, Rajendra Aryal menuturkan, ketahanan pangan dan perkembangan ekonomi masih menjadi tantangan besar di Papua.

Oleh karena itu, semua pihak yang berkompeten harus bekerja bersama untuk membangun Papua berdasarkan potensi pangan lokal yang dimiliki oleh Papua, salah satunya adalah sagu.
Rajendra menyebut, FAO telah memulai pekerjaan ini dengan menggandeng sejumlah komponen yaitu, masyarakat adat melalui Odofolo Ramses Wally dan juga Analisis Papua Strategis (APS) dan rekan-rekan yang lain pada tahun 2022 yang memulainya dari Kampung Yoboi.

“Setelah Yoboi selesai, Bapa Ondofolo Ramses itu selalu memberi semangat ke kita supaya di bangun di Babrongko dan itu sudah dibangun dan diresmikan hari ini. Sekarang lagi mau dibangun di Simporo tapi kita belum tau uangnya darimana, tapi inilah semangat kita supaya kita berusaha bersama -sama membangun bersama masyarat,” ungkapnya.
Kendati demikian, lanjut Kepala Perwakilan FAO, pihaknya tidak ingin meninggalkan masyarakat begitu saja, namun terus akan mendampingi supaya masyarakat akan menerima manfaat secara langsung dari proses pembangunan yang sedang dikerjakan.

Sementara itu, Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, SH, MH menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan Pemerintah New Zealand dan FAO kepada masyarakat Kabupaten Jayapura yang tergabung dalam kelompok usaha pengolahan sagu di Kampung Yoboi, Simporo dan Babrongko.
“Kami selaku Pemerintah Kabupaten Jayapura juga kedepan akan memberikan dukungan dan perhatian kepada kelompok usaha pengolahan sagu seperti ini, supaya usaha masyarakat terus meningkat dan memberikan dampak peningkatan ekonomi,” tukasnya.

Bupati juga mengharapkan, supaya Pemerintah New Zealand dan FAO dapat membantu kelompok-kelompok masyarakat pengelola sagu di wilayah lain di Kabupaten Jayapura yakni, di Grime, di Nawa, bahkan di daerah Moi dan Tanah Merah.
Di tempat yang sama, Yo Ondofolo Kampung Babrongko, Ramses Wally mewakili seluruh masyarakat adat di Kampung Yoboi, Simporo, Babrongko (Yosiba) mengaturkan rasa terima kasih kepada Dubes New Zealand, Perwakilan FAO, Kementerian Pertanian, dan Bupati Jayapura.

Dimana para pihak tersebut boleh mengunjungi masyarakat dengan menghadiri Festival Sagu Yosiba, meresmikan rumah sagu Kampung Babrongko dan meletakan batu pertama pembangunan rumah sagu Kampung Simporo. Maka genaplah, kedepan Yosiba akan menjadi pusat pengolahan sagu menjadi pangan lokal di daerah ini.
“Sekali lagi, atas nama masyarakat kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemeintah Kabupaten Jayapura melalui Bupati yang selalu ada untuk masyarakat, tetapi juga bupati yang boleh mendampingi Dubes New Zealand, Perwakilan FAO, dan Kementerian Pertanian kunjungi kami di Yosiba,” ucapnya.

Penulis : Yanpiet Tungkoye
Foto : Lucky
Editor : Rita
Admin : Yanpiet

