Tekan Angka Pengangguran, Disnakertrans dan TP-PKK Gandeng 35 Perusahaan

Berita Daerah Layanan Pendapatan Daerah

Plt. Sekda, Dr. Yusuf Yambe Yabdi, S.T., M.T., Ketua TP-PKK, Ny. Dewi Sartika S. Wonda, S.Par., bersama Disnakertrans saat foto bersama, Pimpinan BUMN, BUMD, serta Perusahaan Swasta Nasional dan Lokal di Kabupaten Jayapura, di Aula lantai 2 Kantor Bupati Jayapura. Kamis (20/11/2025)

SENTANI, jayapurakab.go.id – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Jayapura menggandeng 35 perusahaan untuk berkomitmen menekan angka pengangguran, yang pada 2025 tercatat sebesar 6,92%.

Komitmen ini ditandai dengan penandatanganan bersama dalam pertemuan pembahasan pasar kerja tahun 2025 yang melibatkan BUMN, BUMD, serta perusahaan swasta nasional maupun lokal.

Plt. Sekda Kabupaten Jayapura, Dr. Yusuf Yambe Yabdi, S.T., M.T., menyatakan, upaya menekan angka pengangguran membutuhkan sinergi antara Pemerintah, BUMN/BUMD, dan pelaku usaha swasta. Pemerintah telah menetapkan dua kebijakan utama, yaitu penempatan tenaga kerja dalam Negeri dan Intervensi pasar kerja.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Disnakertrans dan TP-PKK, yang terus menjaga konsistensi dalam  membangun lapangan kerja efektif melalui konsolidasi seluruh kelompok usaha, memberikan pendidikan dan pelatihan, serta menyalurkan putra-putri terbaik Jayapura ke dunia usaha,” ujar Yusuf dalam pertemuan tersebut.

Ia berharap pertemuan ini dapat menghasilkan rekomendasi bersama untuk membangun Kabupaten Jayapura, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan menyediakan lapangan kerja yang efektif, khususnya bagi masyarakat pemegang KTP Kabupaten Jayapura.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Jayapura, Ny. Dewi Sartika S. Wonda, S.Par., menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan setelah pihaknya melihat dan mendengar langsung keluhan para pencari kerja. Komitmen inilah yang mendorong TP-PKK untuk menggandeng perusahaan-perusahaan guna memberikan pembekalan kepada masyarakat.

Dengan memberikan bekal kepada pencari kerja, dilakukan juga penandatanganan komitmen kepada 35 perusahaan, diharapkan setelah mereka memenuhi syarat, perusahaan dapat menerima Orang Asli Papua (OAP) untuk bekerja.

“Mari kita sama-sama berkomitmen menekan angka pengangguran,” pungkas Dewi.

Penulis & Foto : Imel

Editor               : Rita

Admin             : Rilva

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *