SENTANI, jayapurakab.go.id – Pemerintah Kabupaten Jayapura menetapkan pembangunan akses jalan menuju Kampung Omon, Distrik Gresi Selatan, sebagai prioritas utama pada tahun 2026. Kebijakan ini ditegaskan Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., usai kunjungan kerja ke wilayah tersebut, Rabu (7/1/2026).
Dalam kunjungan itu, Bupati bersama jajaran OPD menempuh perjalanan sekitar 12 kilometer dengan berjalan kaki dari Kampung Buspun menuju Kampung Omon, melewati medan berat berupa jalan berlumpur, tanjakan curam, penyeberangan sungai, dan jembatan kayu.
“Saya melihat langsung beratnya akses yang dilalui masyarakat. Kondisi ini tidak boleh terus dibiarkan,” tegas Bupati Yunus Wonda.
Ia menyatakan meski sektor kesehatan, pendidikan, dan perumahan penting, akses jalan merupakan kunci konektivitas dan pelayanan dasar masyarakat. Karena itu, Pemkab Jayapura akan memfokuskan pembukaan dan pembangunan jalan menuju Kampung Omon pada 2026, meski APBD telah disahkan.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Jayapura, Agus Salim Korwa, S.T., M.Si., menyatakan kesiapan jajarannya untuk melakukan kajian teknis dan pemetaan jalur terbaik, baik melalui Kampung Buspun, Bangai, maupun jalur alternatif lainnya.
“Secara teknis jalan tanah tidak terlalu sulit, namun pembangunan jembatan menjadi tantangan utama,” ujarnya.




Pemkab Jayapura juga akan berkoordinasi dengan Balai Jalan dan Jembatan guna mendukung pelaksanaan pembangunan, sebagai upaya meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat di Distrik Gresi Selatan.
Penulis & Foto : Oskar
Editor : Ambros
Admin : Rilva

