BPBD Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana di Kabupaten Jayapura

Berita Daerah Penanggulangan Bencana

SENTANI, jayapurakab.go.id – Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tengah memproses penetapan status siaga darurat bencana menyusul terjadinya banjir di sejumlah wilayah. Saat ini, dokumen administrasi masih dalam tahap finalisasi di bagian hukum.

Meski status resmi belum ditetapkan, pemerintah daerah telah meningkatkan kewaspadaan dan mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah terdampak, untuk tetap siaga.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD telah melakukan pemantauan di lapangan sejak kemarin. Pada Rabu (pagi ini), sekitar pukul 05.00 WIT, tim kembali turun untuk mengecek kondisi di beberapa titik terdampak banjir.

Hasil pemantauan sementara menunjukkan bahwa genangan dan banjir dipicu oleh saluran drainase yang tidak berfungsi optimal, terutama di kawasan permukiman yang pembangunannya belum memperhatikan sistem pembuangan air secara baik. Selain itu, curah hujan yang merata di wilayah Kabupaten Jayapura menyebabkan sejumlah distrik terdampak secara bersamaan.

“Pemerintah daerah telah menggelar rapat koordinasi dan berencana berkomunikasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memperoleh arahan serta dukungan dari pemerintah pusat,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayapura, Lefinus Ragainaga, S.H.

Masyarakat di wilayah terdampak juga diimbau untuk melakukan evakuasi mandiri apabila kondisi tidak memungkinkan. Sebagaimana dilakukan Warga di Kampung Yonsu Desoyo dilaporkan telah melakukan evakuasi mandiri sejak Selasa malam.

Sementara itu, pemerintah daerah tengah menyiapkan bantuan logistik bagi warga terdampak. Namun, proses distribusi  kendala akibat kondisi gelombang laut yang mencapai lebih dari 2 meter.

Tambah Ragainaga, direncanakan, Bupati dan Wakil Bupati Jayapura akan meninjau langsung lokasi terdampak pada hari Kamis untuk memastikan kondisi masyarakat.

Adapun sejumlah titik yang terdampak akibat intensitas curah hujan tinggi semalam dan gelombang laut akhir-akhir ini selain Kampung Yonsu Desoyo, Kampung Bukisi Distrik Yokari, ruas jalan Nimbontong distrik Kaure, serta sejumlah titik yang ada di wilayah Sentani yang muara airnya menuju Danau Sentani menimbulkan debit air danau naik dan penyempitan jalur pembuangan air danau di kali Jaifuri Kampung Yokiwa.

BPBD Kabupaten Jayapura terus menghimpun laporan dari lapangan sebagai dasar pengambilan kebijakan dan langkah penanganan lebih lanjut diantaranya pengecekan dan pembersihan saluran air tersumbat di kali Jaifuri.

Penulis & Foto : Imel

Editor               : Ambros

Admin             : Rilva