Wakil Bupati Buka Musrenbang 2026: Ajak Kolaborasi Hadapi Keterbatasan Anggaran

Berita Daerah Perencanaan dan Pembangunan Daerah

Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard Yocku, S.H., saat memberikan sambutan pada kegiatan Musrenbang, Rabu (15/04/2026) di Aula Lantai II Kantor Bupati.

SENTANI, jayapurakab.go.id – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Jayapura Tahun 2026 resmi dibuka Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard Yocku, S.H., Rabu (15/04/2026) di Aula Lantai II Kantor Bupati. Forum ini jadi penentu arah RKPD 2027 dan dihadiri seluruh OPD, kepala distrik, kepala kampung, serta perwakilan masyarakat.

‎Wakil Bupati Haris Richard Yocku,S.H., menegaskan Musrenbang bukan acara seremonial tahunan. “Ini forum strategis. Di sini kita satukan persepsi pemerintah daerah, kampung, dan masyarakat. Supaya program yang jalan nanti benar-benar menjawab kebutuhan warga, bukan cuma keinginan dinas,” ujarnya membuka sambutan.

‎Ia menjelaskan, tahun 2027 Pemkab Jayapura akan memprioritaskan tiga sektor. Pertama, pelayanan dasar. Kualitas pendidikan dan kesehatan harus naik. Kedua, pemberdayaan ekonomi. Pertanian, perikanan, pariwisata, dan jasa akan didorong sesuai potensi tiap zona. Ketiga, infrastruktur. Jalan, jembatan, dan sarana perhubungan yang rusak akan dibenahi agar mobilitas warga lebih lancar.

‎Melihat kondisi cuaca ekstrem dan banjir yang sering terjadi, Wakil Bupati minta perhatian serius pada penataan lingkungan. Ia menyoroti bangunan yang berdiri di atas saluran air. “Itu menghambat aliran sungai saat hujan deras. Harus ditertibkan,” tegasnya.

‎Masalah lain yang disebut krusial adalah penanganan sampah dan konflik pertanahan. Menurutnya, sengketa lahan yang berlarut-larut bisa menghambat proyek pembangunan.

‎Wakil Bupati tidak menutup-nutupi soal kondisi fiskal, kemampuan keuangan daerah sedang terbatas karena dampak kondisi keuangan negara. Karena itu, ia minta semua OPD menyusun program dengan prinsip efisiensi.

‎“Jangan buat daftar keinginan panjang. Pilih yang prioritas. Sisanya, kita cari kolaborasi,” katanya.

‎Ia mendorong OPD menggandeng BUMN, BUMD, perbankan, hingga dunia usaha agar pelayanan publik tetap jalan meski anggaran ketat.

‎“Kita harus bisa berkolaborasi. Stabilitas pelayanan harus dijaga. Sinergi itu kuncinya,” tambah Haris.

‎Menutup sambutan, Wakil Bupati meminta kepala kampung, distrik, TNI, dan Polri untuk aktif turun ke lapangan. Pemantauan, komunikasi dengan warga, dan edukasi harus jalan terus. Tujuannya agar situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif selama proses pembangunan berjalan.

‎”Dengan dibukanya Musrenbang ini, Pemkab Jayapura mulai meramu Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Tantangannya jelas: anggaran terbatas, kebutuhan banyak. Jawabannya, ada pada kolaborasi,” pungkas Haris Richard Yocku.

Penulis : Fuad

Foto      : Imel

Admin  : Rilva