Tutup Musrenbang Wakil Bupati Jayapura: Usulan yang Diterima dan RAP Otsus 2027 Dapat Diimplementasikan

Berita Daerah Otsus Perencanaan dan Pembangunan Daerah

Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard Yocku, S.H., didampingi Plt. Sekretaris Daerah, Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura, Ketua TP-PKK, Anggota DPRK Jayapura, Staf Ahli, saat menutup kegiatan Musrenbang, di Hotel Grand Cartenz Sentani. Kamis (16/04/2026)

SENTANI, jayapurakab.go.id – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Jayapura dan Musrenbang Pembahasan Rap Otsus tahun 2026 resmi ditutup Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard Yocku, S.H., yang dihadiri seluruh OPD, Kepala Distrik, Kepala Kampung, Perwakilan DPRK, serta perwakilan masyarakat yang digelar di Hotel Grand Cartenz Sentani, Kamis (16/04/2026).

Wakil Bupati Jayapura, mengatakan seluruh usulan masyarakat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 tetap menjadi perhatian, meski belum semuanya dapat direalisasikan dalam waktu dekat.

Wakil Bupati Jayapura menyampaikan, Musrenbang merupakan proses berjenjang yang dimulai dari tingkat kampung, distrik, hingga diputuskan di tingkat kabupaten.

“Semua usulan datang dari kampung dan distrik, lalu kita bahas bersama di Musrenbang kabupaten. Ini proses yang sudah berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, jumlah usulan RKPD tercatat 1.185 usulan, namun yang dapat diakomodir hanya 299 usulan. Sedangkan pembahasan RAP Otsus tercatat 1.154, namun yang dapat diakomodir hanya 147 usulan.

“Kondisi ini bukan karena kita tidak mampu, tetapi kita harus menyesuaikan dengan kekuatan keuangan daerah dan skala prioritas pembangunan,” jelasnya.

Pemerintah pun meminta media untuk turut memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa usulan yang belum terealisasi bukan berarti ditolak, melainkan akan dilaksanakan secara bertahap.

“Semua usulan itu baik, apalagi datang langsung dari masyarakat. Kami sangat ingin membantu, tetapi ada keterbatasan anggaran, sehingga harus dilakukan secara bertahap,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa pada tahun mendatang, pemerintah akan membatasi pembangunan proyek baru dan lebih fokus pada pemeliharaan serta penyelesaian program yang sudah berjalan.

Adapun prioritas pembangunan Kabupaten Jayapura ke depan akan difokuskan pada penguatan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, jasa, dan pariwisata.

“Kita mulai dari penguatan pangan. Kalau ketahanan pangan masyarakat baik, maka sektor lain juga bisa ikut berkembang,” ucapnya.

Selain itu, pemerintah tetap menjalankan program di bidang pendidikan dan kesehatan secara beriringan, serta menuntaskan pembangunan infrastruktur yang belum selesai, termasuk penyelesaian persoalan pertanahan secara bertahap.

Pemerintah Kabupaten Jayapura menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam Musrenbang, mulai dari Sekretaris Daerah, DPR, OPD, tokoh masyarakat, tokoh agama.

“Kami berterima kasih kepada semua stakeholder yang terus mendukung dan mengawal pembangunan di Kabupaten Jayapura,” tutupnya.

Penulis & Foto : Imel

Admin             : Rilva