SENTANI, jayapurakab.go.id – Pengurus TP-PKK Kabupaten Jayapura menyampaikan pesan penting kepada seluruh warga, khususnya para pengurus PKK di tingkat kampung. Mereka diajak aktif menyuarakan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, karena berbagai bantuan telah disiapkan pemerintah, namun tidak akan tersalurkan baik apabila tidak ada informasi yang masuk.
Disampaikan Ketua PKK kabupaten Jayapura, Ny. Dewi Sartika Wonda,S.Par., saat memberikan sosialisasi pada pelaksanaan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Kampung Ifar Besar, Distrik Sentani, Rabu (6/5/2026).
“Kami ini manusia biasa, bukan orang yang bisa meramal dan tahu semuanya dengan sendirinya. Kalau ada anak yang putus sekolah karena tidak punya biaya, ada yang kesulitan mengurus dokumen, atau ada ibu hamil yang kondisinya berisiko, bilang saja. Kalau kita tidak tahu, bagaimana mungkin kita bisa bantu?,” tanyanya sambil menekankan pentingnya komunikasi dua arah.

Ia menjelaskan alur penyampaiannya sangat mudah, warga bisa menyampaikan kebutuhan ke ketua PKK kampung, lalu diteruskan ke tingkat distrik sampai ke kabupaten, atau bahkan langsung berbicara dengan tim petugas saat ada kegiatan seperti ini. Namun ia juga menegaskan, semua bantuan dan layanan yang diberikan diperuntukkan bagi kepentingan bersama, bukan untuk keperluan pribadi atau kelompok tertentu saja.
Karena pada kegiatan kali ini hanya diambil 30 orang per kampung sebagai sampel, pihaknya meminta para peserta untuk berbagi informasi dengan tetangga dan kerabat. Jangan sampai ada yang berpikir kesempatan ini sudah habis, karena layanan kesehatan gratis ini tersedia setiap hari di puskesmas dan bisa diakses oleh siapa saja.
Ketua PKK Kampung Adat Ifar besar,Ineke Violeta Fami menuturkan, kami masyarakat dan pengurus Kampung Ifar Besar, Distrik Sentani, menyambut baik serta antusias mengikuti sosialisasi perencanaan sehat keluarga. Selama ini kami sudah rutin mengelola posyandu setiap bulan, meski pesertanya lebih banyak lansia dibanding warga usia produktif.
“Adanya PKG ini, program dari presiden juga, ini sangat membantu kami, karena program ini benar-benar menjawab kebutuhan dan mendukung upaya pelayanan kesehatan yang kami lakukan,” ujarnya.
Ia juga berharap melalui program PKG masyarakat makin aktif datang ke posyandu sehingga kondisi kesehatan dapat terpantau dengan baik. “Masyarakat harusnya sangat berterima kasih bahwa memang pemerintah mereka sangat memperhatikan kita. Yang berada di lini terbawah, yaitu kami di kampung,” jelas Ineke.
Fokus utama kami tetap pada pelayanan dan pembangunan di kampung, meski ada berbagai tugas tambahan. Target kami selanjutnya adalah “Kampung Ifar Besar menjadi kampung yang bebas dari stunting, masalah-masalah kesehatannya pun semua termonitor,” pungkasnya.
Penulis : Fuad
Foto : Lucky & Aris
Admin : Rilva

