Gelar Rapat Evaluasi, Bupati Jayapura Dorong Pembangunan Berbasis Zona Wilayah

Agenda Berita Budaya Daerah

Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., bersama Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S., Yocku, S.H., Sekretaris Daerah, Para Asisten, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura, dan para Kepala Distrik, membahas persiapan Festival Danau Sentani (FDS) XV serta rapat evaluasi dan arahan tehnis untuk penyusunan renja 2027 menggunakan pagu anggaran tahun 2026, di Hotel Cartenz Sentani. Rabu (24/6/2026)

SENTANI, jayapurakab.go.id – Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., bersama Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, S.H., melakukan pertemuan bersama Sekretaris Daerah, Para Asisten, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura, dan para Kepala Distrik, guna membahas persiapan Festival Danau Sentani (FDS) XV, serta rapat evaluasi dan arahan tehnis untuk penyusunan renja 2027 menggunakan pagu anggaran tahun 2026, di Hotel Cartenz Sentani, Rabu (24/6/2026). Pertemuan tersebut berlangsung di Hotel Cartenz Sentani, Rabu (24/6/2026).

Dalam arahannya, Bupati Yunus Wonda menegaskan bahwa evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan menjadi dasar penting dalam tahun berjalan dan penyusunan perencanaan tahun berikutnya. Menurutnya, pemerintah daerah harus memastikan setiap program yang dirancang benar-benar terukur, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kita harus melihat apa yang sudah dilakukan, mengevaluasi hasilnya, kemudian menyesuaikan perencanaan ke depan. Semua mekanisme persiapan pembangunan harus dirancang lebih matang agar pelaksanaannya dapat berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujar Yunus Wonda.

Pada kesempatan tersebut. Ia menekankan bahwa penggunaan anggaran harus diarahkan pada program-program prioritas yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di mana pembangunan Kabupaten Jayapura tetap mengacu pada pembagian wilayah pembangunan yang telah ditetapkan, yakni Zona Sentani Timur, Sentani Barat, Sentani Tengah, Zona Tanah Merah, serta wilayah pesisir dan kepulauan. Setiap zona memiliki karakteristik dan kebutuhan pembangunan yang berbeda sehingga memerlukan intervensi program yang lebih spesifik.

Bupati secara khusus meminta OPD teknis untuk memprioritaskan program yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Di kawasan Danau Sentani, misalnya, Dinas Perikanan diminta mendorong pengembangan keramba bagi masyarakat adat guna meningkatkan produktivitas sektor perikanan air tawar.

Sementara di wilayah pesisir, pembangunan sarana penangkapan ikan dan fasilitas pendukung perikanan laut harus menjadi perhatian utama.

“Saya minta fokus pada satu atau dua pekerjaan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Jangan terlalu banyak program tetapi hasilnya tidak terlihat. Masyarakat harus bisa merasakan langsung manfaat pembangunan yang kita lakukan,” tegasnya.

Terkait Festival Danau Sentani (FDS), pemerintah daerah juga melakukan pembahasan menyeluruh mengenai kesiapan pelaksanaan kegiatan, termasuk aspek perencanaan, pembiayaan, dan dukungan lintas sektor. Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan festival sebagai agenda budaya unggulan daerah dapat berjalan lebih baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat serta sektor pariwisata Kabupaten Jayapura.

Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jayapura menegaskan komitmennya untuk membangun tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, memperkuat perencanaan berbasis kebutuhan masyarakat, serta memastikan setiap rupiah anggaran yang dialokasikan mampu menghasilkan manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat.

Penulis : Imel

Foto      : Eky

Admin  : Rilva