Gunakan Dana Otsus, 57 Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Olahan Pangan Lokal

Berita Daerah Ketahanan Pangan Otsus Usaha Kecil Menengah

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Jayapura, Dr. Abdul Rahman Basri, didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura, Haryanto, saat menyerahkan bantuan kepada salah satu peserta UMKM di Hotel Yuda Sentani. (Selasa 07/07/2026)

SENTANI, jayapurakab.go.id – Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura menggelar pelatihan peningkatan kapasitas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang kuliner yang berlangsung selama tiga hari. Sebanyak 57 peserta dari 20 kelompok usaha mikro yang berasal dari wilayah pembangunan I, II, III, dan IV Kabupaten Jayapura mengikuti kegiatan, di Hotel Yuda Sentani, Selasa 07/07/2026.

Pelatihan yang merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Usaha Mikro diarahkan pada peningkatan kemampuan pelaku UMKM dalam mengolah aneka kue dan roti berbahan dasar pangan lokal.

Dalam sambutannya, Bupati Jayapura melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Jayapura, Dr. Abdul Rahman Basri, S.Sos., M.KP., mengatakan sektor UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian, baik sebagai penggerak ekonomi daerah maupun nasional. Sektor ini juga menjadi sumber penghasilan masyarakat sekaligus penyedia lapangan kerja yang mampu menopang perekonomian.

Selain itu, UMKM dinilai telah membuktikan ketangguhannya ketika menghadapi berbagai krisis ekonomi. Karakter usaha yang fleksibel dan tidak bergantung pada bahan baku impor membuat sektor ini lebih mampu bertahan dibandingkan perusahaan berskala besar.

Sejalan dengan visi Kabupaten Jayapura, yakni “Kasih Mempersatukan Perbedaan untuk Mewujudkan Kabupaten Jayapura yang Aman, Nyaman, Mandiri, Maju, dan Berkelanjutan”, pemerintah daerah terus mendorong pembangunan ekonomi yang berdaya saing berbasis ekonomi kerakyatan melalui penguatan usaha mikro dan kecil. Dengan fokus pada pengolahan aneka kue dan berbagai produk berbasis bahan pangan khas Kabupaten Jayapura yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Pemerintah menilai potensi pangan lokal akan semakin berkembang apabila didukung dengan peningkatan keterampilan teknis, inovasi produk, penerapan standar kebersihan, serta penggunaan kemasan yang menarik sehingga mampu bersaing, tidak hanya di pasar lokal tetapi juga di tingkat regional bahkan nasional.

Ia berharap pelatihan tersebut diikuti secara serius, disiplin, dan penuh tanggung jawab agar ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan dalam mengembangkan usaha masing-masing secara berkelanjutan.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura, Haryanto, S.E., menyampaikan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha dengan menyerahkan bantuan peralatan usaha yang bersumber dari Dana Otsus Tahun Anggaran 2026. Bantuan tersebut diharapkan menjadi stimulan agar para pelaku UMKM semakin produktif, mampu meningkatkan kapasitas usahanya, serta memberikan dampak ekonomi bagi keluarga maupun masyarakat di sekitarnya.

Selain memperoleh materi teori dan praktik dari narasumber, seluruh peserta juga mendapatkan fasilitas pelatihan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah, termasuk bantuan pengganti biaya transportasi.

Melalui pemanfaatan Dana Otsus, Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong penguatan sektor UMKM sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi masyarakat. Peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia dinilai menjadi langkah strategis untuk menciptakan pelaku usaha yang mandiri, kreatif, dan mampu mengembangkan potensi pangan lokal menjadi produk bernilai ekonomi.

Pelatihan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis para peserta, tetapi juga membuka peluang lahirnya produk-produk kuliner khas Kabupaten Jayapura yang mampu menembus pasar yang lebih luas sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Penulis : Imel

Foto      : Eky

Admin  : Rilva