SENTANI, jayapurakab.go.id – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Jayapura menggelar Lomba Lintas Alam Cagar Alam Cycloop ke-1 sebagai gebrakan baru untuk mengajak generasi muda mencintai alam sekaligus memperkuat semangat kebersamaan.
Kegiatan yang berlangsung di Nendali, Sentani, Kamis (27/8/2026), tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus memeriahkan Festival Danau Sentani (FDS) XV Tahun 2026. 
Mengusung tema “Jelajah Alam Jaga Negeri, Bentuk Generasi Tangguh”, lomba ini tidak sekadar menguji kekuatan fisik peserta dalam menaklukkan medan alam Cycloop. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menanamkan kecintaan terhadap alam, tanah air dan lingkungan.
Bupati Jayapura yang diwakili oleh, Asisten II Setda Kabupaten Jayapura, Dr. Abdul Rahman Basri, S.Sos., M.KP., mengatakan Lomba Lintas Alam Cagar Alam Cycloop menjadi ruang bagi masyarakat, terutama generasi muda, untuk mengenal lebih dekat kekayaan alam Kabupaten Jayapura.
Menurutnya, peserta tidak hanya diajak menikmati keindahan kawasan Cagar Alam Cycloop, tetapi juga memahami bahwa menjaga kelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama.
“Semakin dekat manusia mengenal alam, semakin besar pula tanggung jawab untuk menjaganya,” ujarnya.
Abdul Rahman menilai Cagar Alam Cycloop memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat. Kawasan hutan dan pegunungan Cycloop merupakan bagian dari ekosistem yang membantu menjaga keseimbangan lingkungan, sumber air dan keanekaragaman hayati.
Karena itu, kegiatan lintas alam diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Setiap peserta diharapkan membawa pulang pengalaman sekaligus kesadaran bahwa hutan bukan sekadar jalur yang dilewati dalam perlombaan, tetapi ruang kehidupan yang harus dijaga.
“Cycloop bukan hanya bentang alam, tetapi warisan yang harus dijaga bersama,” katanya.
Selain kepedulian lingkungan, lomba ini juga menanamkan nilai kebersamaan, kedisiplinan, keberanian, kekompakan dan ketahanan mental. Peserta dituntut mampu melewati medan alam dengan tetap memperhatikan keselamatan dan menjaga lingkungan sekitar.
Sementara itu, Plt. Kepala Dispora Kabupaten Jayapura, Sri Hadi Pamenang, S.Pd., M.Pd., mengatakan lomba lintas alam perdana ini diikuti 10 regu. Namun, dua regu tidak mengikuti pertemuan teknis yang digelar sebelum perlombaan.
Setiap regu terdiri dari sekitar lima orang, yakni empat peserta dan satu pemimpin regu.
Peserta akan menempuh rute dari titik start di kawasan Nendali dan menyusuri jalur yang telah ditentukan panitia hingga finis di Kalkote, tepatnya di lokasi parkir.
Untuk peserta yang berhasil menjadi juara, panitia menyiapkan medali dan uang pembinaan bagi juara pertama, kedua dan ketiga.
Sri Hadi menegaskan, Lomba Lintas Alam Cagar Alam Cycloop Tahun 2026 merupakan kegiatan perdana yang sengaja dibuat sebagai gebrakan dalam menyemarakkan HUT RI ke-81 dan FDS XV.
“Ini pertama kali kita lakukan. Kita buat gebrakan ini dalam rangka HUT RI dan memeriahkan Festival Danau Sentani,” kata Sri Hadi.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya sukses sebagai perlombaan, tetapi dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang memberikan dampak positif bagi generasi muda Kabupaten Jayapura.
Dengan memadukan olahraga, petualangan dan edukasi lingkungan, Lomba Lintas Alam Cagar Alam Cycloop menjadi pesan kuat bahwa pembangunan generasi tidak hanya dilakukan di ruang kelas dan lapangan olahraga, tetapi juga melalui pengalaman langsung mengenal alam.
Menjelajah Cycloop berarti mengenal kekayaan alam. Menjaganya berarti menjaga kehidupan dan masa depan generasi Kabupaten Jayapura.
Penulis & Foto : Imel
Admin : Rilva

