SENTANI, jayapurakab.go.id – Asisten I Sekda Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Jayapura, Gilberd Raffles Yakwart, S.STP., M.KP., melakukan pertemuan bersama lima kepala distrik untuk mengevaluasi jalannya pemerintahan sekaligus mendengar langsung berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam rangkaian kunjungan pelayanan pemerintahan di Distrik Kemtuk, Kabupaten Jayapura, Senin (14/9/2026). Gilberd hadir bersama sejumlah kepala bagian di lingkungan Pemkab Jayapura dan para kepala distrik di wilayah tersebut.
Lima kepala distrik yang terlibat dalam koordinasi tersebut yakni Kepala Distrik Kemtuk, Kemtuk Gresi, Namblong, Nimbokrang dan Nimboran.
Dalam pertemuan itu, Asisten I tidak hanya menerima laporan administratif dari masing-masing distrik. Pembahasan diarahkan pada program kerja yang sedang berjalan, pelayanan kepada masyarakat, serta berbagai persoalan yang secara langsung dihadapi aparatur pemerintahan di tingkat distrik.
Gilberd mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkab Jayapura memperkuat koordinasi pemerintahan dengan melihat secara langsung kondisi di lapangan.
“Ini dalam rangka kunjungan pelayanan pemerintahan sekaligus memastikan kondisi pemerintahan di distrik. Kami ingin mengetahui program kerja yang berjalan dan mendengar secara langsung kendala-kendala yang dihadapi di lapangan,” ujarnya.
Menurut Gilberd, informasi yang disampaikan langsung oleh para kepala distrik menjadi bahan penting bagi pemerintah kabupaten dalam menentukan langkah penyelesaian maupun kebijakan yang dibutuhkan.
Ia menilai, persoalan pemerintahan di tingkat distrik tidak selalu dapat diketahui hanya melalui laporan tertulis. Karena itu, komunikasi langsung dengan kepala distrik dinilai penting agar pemerintah kabupaten memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi pelayanan dan kebutuhan masyarakat.
“Kita ingin mendengar langsung dari kepala distrik apa yang menjadi kendala, apa yang menjadi kebutuhan dan program apa yang sedang dilaksanakan. Dengan begitu, pemerintah kabupaten bisa mengetahui kondisi riil di lapangan,” katanya.
Kunjungan diawali dengan apel pagi bersama seluruh perangkat Distrik Kemtuk. Setelah apel, jajaran Pemkab Jayapura melanjutkan koordinasi bersama para kepala distrik untuk membahas berbagai agenda pemerintahan.
Bagi Gilberd, apel pagi bukan sekadar kegiatan seremonial. Momentum tersebut menjadi pintu masuk untuk melihat langsung kedisiplinan, pelayanan dan kesiapan aparatur pemerintahan di tingkat distrik.
Pemerintah kabupaten ingin memastikan program yang telah dirancang tidak berhenti pada tataran kebijakan, tetapi benar-benar berjalan dan dirasakan masyarakat.
“Yang kita lihat bukan hanya administrasinya, tetapi bagaimana kerja-kerja pemerintahan berjalan di lapangan. Apa yang sudah dilakukan, apa yang belum, dan apa kendalanya. Itu yang harus kita dengar bersama,” tegasnya.
Selain membahas program kerja, pertemuan juga menjadi ruang bagi para kepala distrik menyampaikan persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah kabupaten.
Dengan pola koordinasi tersebut, Pemkab Jayapura berharap persoalan di tingkat distrik dapat lebih cepat diidentifikasi dan dicarikan solusi melalui perangkat daerah terkait.
Menurutnya, kunjungan ke distrik akan terus menjadi bagian dari pola kerja pemerintahan Kabupaten Jayapura. Dengan turun langsung, pemerintah tidak hanya mengevaluasi program, tetapi juga membuka ruang bagi aparatur distrik menyampaikan persoalan secara langsung.
Langkah tersebut diharapkan memperkuat hubungan kerja antara pemerintah kabupaten dan pemerintahan distrik sekaligus memastikan setiap kebijakan dapat diterjemahkan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.
Penulis & Foto : Imel
Admin : Rilva

