SENTANI, jayapurakab.go.id – Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., saat menghadiri Ibadah Pembukaan Konferensi Ke-V Wilayah Tabi yang berlangsung di Gereja Baptis West Papua, Yahim, Sentani, 24 Maret 2026.

Konferensi yang mengusung tema “Jaga Api Tetap Menyala” ini menjadi momentum penting bagi gereja-gereja di wilayah Tabi untuk memperkuat pelayanan dan arah penginjilan ke depan, baik secara khusus di wilayah Tabi maupun Papua secara keseluruhan.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa kehadiran dalam konferensi ini merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap peran gereja dalam kehidupan masyarakat.




“Hari ini kita hadir untuk menyukseskan Konferensi Ke-V sebagai ruang gereja untuk membicarakan pelayanan ke depan, khususnya di wilayah Tabi dan Papua secara umum,” ujar Bupati.
Ia juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para hamba Tuhan yang terus melayani tanpa mengenal lelah.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada hamba-hamba Tuhan yang siang malam, dalam hujan, badai, dan angin tetap setia melayani tanpa menyerah. Teruslah menebarkan pelayanan penginjilan di seluruh tanah Papua, khususnya di wilayah Tabi,” tambahnya.
Bupati menegaskan bahwa gereja memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam membangun masyarakat.




“Gereja adalah sandaran pemerintah. Kehadiran gereja sangat penting dalam mendukung pembangunan moral dan spiritual masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, Bupati juga menyampaikan rasa terima kasih kepada panitia yang telah mengundangnya untuk hadir dalam kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa dirinya adalah milik semua gereja, tanpa membedakan denominasi.
“Hari ini saya milik semua orang dan semua gereja, bukan hanya satu gereja. Di mana saya berada, di situ saya menjadi bagian dari jemaat,” ungkapnya.
Menurutnya, dukungan dari seluruh gereja dan jemaat menjadi salah satu faktor utama dirinya bersama Wakil Bupati dapat memimpin Kabupaten Jayapura saat ini.
“Karena dukungan gereja dan jemaat, hari ini saya bisa menjadi Bupati Jayapura,” pungkasnya.




Konferensi Ke-V Wilayah Tabi dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari, mulai 24 hingga 29 Maret 2026, dengan berbagai agenda pelayanan dan pembahasan strategis bagi perkembangan gereja di Tanah Papua.
Penulis & Foto : Eky
Admin : Rilva

