Cuaca Ekstrim, BPBD Kabupaten Jayapura Ajak Masyarakat Tetap Waspada

Berita Daerah Penanggulangan Bencana

Kepala BPBD, Jan Willem Rumere

SENTANI, jayapurakab.go.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayapura menyampaikan kepada masyarakat terjadinya cuaca ekstrim di tahun 2025, hal itu disampaikan Kepala BPBD Jan Willem Rumere di Sentani, Senin, 13/01/2025.

Jan Willem mengatakan data yang mereka terima dari Badan Meteorologi Klilatologi dan Geofisika (BMKG) untuk wilayah V Jayapura di awal tahun 2025 akan terjadi hujan dengan intensitas ringan dan lebat.

“Untuk Kabupaten Jayapura berada pada status darurat, sebagai terjadi luapan air pada bulan Desember 2024 sehingga siaga darurat ditetapkan sampai dengan 31 Januari 2025,” ujarnya.

Informasi cuaca dari BMKG kita harus waspada terutama kepada masyarakat yang berada di wilayah bantaran sungai dan tinggal di wilayah resapan air.

“Secara aturan wilayah bantaran sungai dan wilayah resapan air sebenarnya tidak boleh dijadikan tempat pemukiman, namun kenyataannya masyarakat sudah bermukim di sana,” ungkapnya.

Bagi masyarakat yang berada di bagian Utara untuk tetap mengantisipasi air pasang surut, tetap siaga apabila terjadi gempa atau tsunami. BPBD Kabupaten Jayapura sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terutama wilayah ekstrim dengan sudah melakukan apel siaga. Melakukan mitigasi, dengan menyampaikan kepada masyarakat melalui media, sosialisasi dengan melakukan kegiatan.

“Lalu hal yang kami lakukan untuk setiap wilayah yang rawan bencana untuk tetap selalu memantau perkiraan cuaca,” ucapnya.

Dari informasi yang diterima BPBD Papua berdampak dengan Megatrans di wilayah -wilayah tertentu dan itu kita tidak tau kapan terjadinya.

“Mitigasi ini sangat perlu dan dipahami oleh masyarakat agar tahu apabila terjadi tanda-tanda apabila terjadi bencana,” pungkasnya.

Admin/Editor: Rilva

Penulis: Imel

Tinggalkan Balasan