Hadiri Pengukuhan Kepala Suku Besar Sablung, Begini Pesan Bupati

Berita Daerah Pemberdayaan Kampung

Tampak Kepala Suku Besar Sablung bersama masyarakat adat dan staf Ahli bupati saat foto bersama usai pengukuhan.

SENTANI, jayapurakab.go.id – Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., melalui kedua staf ahlinya yakni Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Alfons Awoitauw, S.IP., M.KP., bersama Staf Ahli Bidang Perekonomian, Pembangunan dan  Keuangan, Yan Wilem Rumere, S.Sos., menghadiri pengukuhan Kepala Suku Besar Sablung, Melkior Ayakeding di Kampung Sabron Yaru, Jumat (20/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jayapura melalui Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Alfons Awoitauw, menyampaikan bahwa, pengukuhan kepala suku besar seperti yang dilakukan saat ini adalah bentuk atau simbol pengakuan terhadap tatanan adat yang menjadi budaya dari masyarakat adat setempat.

Karena itu, diharapkan kepada Kepala Suku Besar Sablung yang baru dikukuhkan untuk terus menjaga tatanan adat, mengayomi warganya, serta menjadi pemimpin adat yang bertanggungjawab penuh menjaga wilayah adatnya.

Dirinya juga berpesan supaya kepala suku bersama masyarakat adatnya membangun kemitraan bersama pemerintah, TNI/Polri dan pihak berkompeten lainnya dalam menata dan membangun warga dalam lingkup kepemimpinannya.

“Hal lain yang perlu mendapat perhatian adalah tentang Minuman Keras (Miras), sebab Miras sering menjadi pemicu gangguan keamanan. Dengan adanya kemitraan antar pihak juga bertujuan untuk menjaga keamanan ketertiban masyarakat, ” ujarnya.

Sementara itu, Ondoafi Umum yang membawahi dua kampung yakni Kampung Sabron Samon dan Kampung Sabron Yaru, Jhon Yaku menjelaskan, bahwa kepala suku besar yang dikukuhkan saat ini merupakan kepada suku umum untuk dua kampung seperti dirinya sebagai ondoafi umum.

Dirinya menuturkan, kenapa harus menjadi kepala suku untuk dua kampung, karena pada awalnya Kampung Sabron Samon di Distrik Kemtuk dan Kampung Sabron Yaru di Distrik Sentani Barat adalah satu, tetapi karena berbagai hal di masa lampau akhirnya berpisah menjadi dua.

Untuk itu, Ondoafi Umum ini mengajak semua orang terutama generasi muda di dua kampung tersebut untuk mempelajari sejarah. Dan menurutnya, proses pengukuhan kepala suku besar Sablung yang dilakukan saat ini sudah sesuai dengan nilai dan tatanan adat setempat.

“Semua orang Sablung, dapat mendukung kepala suku besar ini dalam kepemimpinannya ke depan sebagai kepada suku umum untuk dua kampung,” ajak Ondoafi Yaku.

Penulis : Yanpiet Tungkoye

Foto      : Zul

Admin  : Rilva