SENTANI, jayapurakab.go.id – Asisten III bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Jayapura Drs. Derek Timotius Wouw, M.Si., menilai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Jayapura masih banyak yang belum sepenuhnya memahami penyusunan laporan pada Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP)
Disampaikan Derek Timotius Wouw, dalam sambutannya saat membuka secara resmi pelaksanaan sosialisasi dan pendampingan SAKIP, PK dan Renaksi Perangkat Daerah.

“Kita kadang bikin laporan tidak nyambung dengan visi misi Bupati dan jadi bingung sendiri, kebanyakan laporan dibuat menurut isi pikiran OPD. padahal bukan itu, OPD harus mengerti pikiran besar Bupati dan Wakil Bupati, dari situ baru kita terjemahkan sesuai dengan tupoksi kita masing-masing,” beber Derek Timotius Wouw, dihadapan para peserta sosialisasi.
Menyinggung soal itu, Derek menegaskan para peserta sosialisasi harus betul-betul dapat memahami dan menguasai materi yang disampaikan oleh nara sumber, agar kesalahan dalam penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) dan dokumen lainnya tidak terjadi lagi.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Tata Laksana Setda Kabupaten Jayapura Lidia Dece Mara, S.Sos., M.M., dalam laporannya menyebutkan, penyusunan LAKIP di Kabupaten Jayapura diperlukan keseragaman dalam penyusunan kinerja, agar saat menghimpun data dan menyusun laporan kinerja tidak alami kesulitan.

“Hasil evaluasi dari Kementrian PAN-RB RI hampir kurang lebih 10 tahun Pemerintah Kabupaten Jayapura mendapatkan opini CC (cukup), ini menunjukkan bahwa implementasi akuntabilitas kinerja pemerintah daerah , dan sebagai unit utama kita masih perlu perbaikan dan komitmen dalam manajemen kinerja kita,” jelasnya.
Dengan adanya sosialisasi ini Lidia Dece Mara berharap, peserta dapat benar-benar memahami bagaimana langkah-langkah harus dilaksanakan dalam menyusun laporan kinerja pemerintah daerah sehingga nantinya ada suatu keseragaman dalam menyusun LAKIP di OPD.
“Nilai SAKIP Kabupaten Jayapura dapat meningkat dari CC naik ke BB atau sampai kategori A. Ini merupakan target yang harus Kabupaten Jayapura penuhi sebagai kabupaten tertua, dan supaya bisa menjadi kabupaten percontohan bagi kabupaten lain,” harapnya.
Peserta terdiri dari Pejabat Eselon III dan IV perwakilan dari setiap OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Jayapura, berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati, Kamis (06/11/2025).
Penulis : Fuad
Foto : Maratus
Editor : Rita
Admin : Rilva

