Sejarah Singkat dan Budaya

Sejarah Singkat

Sejarah singkat Kabupaten Jayapura

Kabupaten Jayapura bersama 8 (delapan) Kabupaten Otonom lainnya (Kabupaten Biak Numfor, Manokwari, Sorong, Fak-Fak, Merauke, Jayawijaya, Paniai dan Yapen Waropen) dibentuk berdasarkan Undang–Undang Nomor 12 Tahun 1969 tentang Pembentukan Provinsi Otonom Irian Barat dan Kabupaten-Kabupaten Otonom di Provinsi Irian Barat.
Selengkapnya

Kronologis Sejarah kabupaten Jayapura berdasarkan Permendagri No.66 Tahun 2011:

Menyusuri perjalanan sejarah di Tanah Papua khususnya di dataran Numbaytercatat bahwa pada tanggal 13 Agustus 1768 seorang pelaut berkebangsaan Perancis bernama L.A. Bougainvelle berlabuh di Teluk Numbay/Yos Sudarso dan memberi nama Gunung Dobonsolo dengan nama Cyclop dalam bahasa Yunani/Grika yang berarti Raksasa Bermata Satu. Dia juga memberi nama pada sebuah Gunung disebelah Timur Jayapura yang terletak disekitar Skouw dengan namanya sendiri yaitu Gunung Bougainvelle.

Budaya, Adat dan Suku :

Suku yang ada di Papua kurang lebih 250 suku, diantaranya   meliputi suku-suku yang berada di Kabupaten Jayapura. Hingga saat ini,  adat dan budaya masih dilestarikan dari generasi ke generasi, melalui pesta-pesta adat yang masih ditampilkan pada upacara adat tertentu, kepemimpinan atau struktur adat di kampung masih di gunakan hingga sekarang, dan tempat-tempat keramat lainnya berdasarkan budaya dari suku-suku yang terdapat di Kabupaten Jayapura