SENTANI, jayapurakab.go.id – Tingginya curah hujan yang terjadi pada Selasa 07/04/2026 malam mengakibatkan bebebrapa titik di wilayah Sentani banjir, salah satunya jalan Kehiran- Kali Away Sentani. Berdasarkan pantauan di lapangan jalan Kehiran – Kali Away banjir dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Salah satu warga yang tinggal di sekitar jalan Kehiran – Kali Away, Suleman Mokay mengatakan curah hujan tinggi yang terjadi belakangan ini hampir selalu menyebabkan banjir di wilayah mereka.
Menurutnya, banjir terjadi karena air dari Kali Away sering meluap ketika debit air meningkat. Luapan air tersebut kemudian masuk ke permukiman warga dan menyebabkan genangan, Kata Suleman saat di wawancara, Rabu (08/04/2026).

“Kalau air dari kali naik, dia selalu meluap dan masuk ke sini rumah kami, sehingga rumah kami terkena dampaknya,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kondisi saat ini sedikit berbeda dibanding sebelumnya. Dulu, sebelum ada pagar di sekitar kali, aliran air lebih bebas, volumenya sangat besar. Setelah dipagar, sebagian aliran air memang tertahan dan menyebabkan meluap dan masuk ke permukiman warga.
Lalu kondisi kali yang tidak optimal, terutama karena: Banyaknya sampah dan kotoran yang menyumbat aliran air. Terjadinya pendangkalan kali yang membuat daya tampung air berkurang.
Menurutnya, penyebab utama tetap pada aliran kali yang tersumbat dan tidak lancar.
Warga juga menyampaikan bahwa banjir seperti ini sudah terjadi hampir setiap tahun, sehingga menjadi kondisi yang berulang dan cukup meresahkan.
“Kalau curah hujan tinggi, itu sudah pasti banjir,” tambahnya.
Suleman berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah konkret, khususnya dengan: Melakukan normalisasi atau renovasi Kali Away. Membersihkan sampah dan material yang menyumbat aliran air. Meningkatkan kapasitas aliran agar tidak mudah meluap, dengan harapan setiap hujan lebat masyarakat bisa merasa lebih aman dan tidak was-was.
Penulis & Foto : Imel
Admin : Rilva

