Peringati Hari Anak Nasional 2026, 1783 Anak Tampil Dengan Pentas Seni dan Senam Bersama

Agenda Berita Daerah

Susana Senam Bersama peringati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang diikuti 1783 anak di lapangan Apel Gunung Merah Sentani. Selasa (28/7/2026)

SENTANI, jayapurakab.go.id – Suasana penuh keceriaan mewarnai peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang digelar Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI)-PGRI bersama Tim Penggerak (TP) PKK, Dinas Pendidikan, dan HIMPAUDI Kabupaten Jayapura di lapangan Apel Gunung Merah Sentani, Selasa (28/7/2026).

Sebanyak 1.783 anak dari satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Kelompok Bermain (KB) mengikuti kegiatan yang diisi dengan pentas seni dan senam bersama.

Dengan mengusung tema “Sayangi Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan Mereka”, kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk menunjukkan bakat, kreativitas, serta menumbuhkan rasa percaya diri melalui berbagai penampilan seni yang dipersiapkan oleh masing-masing sekolah.

Ketua TP-PKK sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Jayapura, Dewi Sartika Wonda, mengatakan Hari Anak Nasional merupakan momentum untuk memberikan ruang kepada anak-anak agar dapat belajar, bermain, dan berkembang sesuai dengan usianya.

“Hari ini kami bersama 1.783 anak dari PAUD dan Kelompok Bermain merayakan Hari Anak Nasional Tahun 2026. Kami bersukacita melihat anak-anak tampil penuh semangat dan keceriaan melalui berbagai pentas seni yang telah dipersiapkan oleh para guru,” ujarnya.

Menurut Dewi, Pemerintah Kabupaten Jayapura terus berkomitmen memenuhi hak-hak anak, terutama dalam memperoleh pendidikan yang berkualitas dan pelayanan kesehatan yang baik.

Ia juga mengajak seluruh anak untuk tetap semangat belajar, rajin bersekolah, dan selalu ceria dalam menjalani masa kanak-kanak.

Selain itu, Dewi mengingatkan pentingnya pendidikan karakter sejak usia dini, termasuk membiasakan anak mencintai lingkungan dan menjaga kebersihan.

“Kesadaran menjaga lingkungan harus ditanamkan sejak kecil. Hari ini kita bisa melihat lapangan tetap bersih. Ini menunjukkan bahwa para guru telah berhasil mengajarkan kebiasaan baik kepada anak-anak,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah akan terus menghadirkan berbagai kegiatan positif yang dapat menjadi sarana bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat, khususnya di bidang seni, sekaligus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan.

“Sesuai tema Hari Anak Nasional tahun ini, kita semua memiliki tanggung jawab untuk menyayangi, melindungi, dan membangun masa depan anak-anak. Pemerintah, guru, sekolah, dan orang tua harus bekerja sama mewujudkan hal tersebut,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Amelia Ondikeleuw, menegaskan bahwa pendidikan pertama seorang anak dimulai dari keluarga. Menurutnya, ayah dan ibu memiliki peran yang sama penting dalam membentuk karakter, memberikan kasih sayang, serta menanamkan nilai-nilai kehidupan kepada anak sejak dini.

“Anak pertama kali belajar di rumah melalui bimbingan orang tua. Setelah itu, sekolah menjadi tempat untuk mengembangkan pengetahuan, karakter, dan kemampuan bersosialisasi,” ujarnya.

Amelia berharap melalui peringatan Hari Anak Nasional, anak-anak semakin terbiasa melakukan hal-hal positif, seperti bekerja sama, saling menghargai, dan hidup rukun dengan teman-temannya.

“Praktik-praktik baik yang dilakukan anak sejak dini akan membentuk karakter yang kuat. Itulah yang kita harapkan terus tumbuh dalam kehidupan anak-anak, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis & Foto : Imel

Admin             : Rilva