Bupati Jayapura Lepas Kontingen Pesparani II Provinsi Papua, Siapkan Dukungan Penuh pada 2027

Agama Berita Daerah

SENTANI, jayapurakab.go.id – Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., secara resmi melepas kontingen Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Kabupaten Jayapura yang akan mengikuti Pesparani II Provinsi Papua di Kabupaten Biak Numfor pada 26 Oktober hingga 2 November 2026. Pelepasan berlangsung di Gereja Katolik Paroki Sang Penebus, Sentani Kota, Kabupaten Jayapura, Jumat (23/10/2026).

Mengusung tema “Satu Nada, Satu Iman, Satu Papua”, kontingen Pesparani Kabupaten Jayapura diharapkan dapat berpartisipasi secara maksimal, mengharumkan nama daerah, serta menyukseskan penyelenggaraan Pesparani II Provinsi Papua.

Dalam sambutannya, Bupati Yunus Wonda menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan dan pembinaan seni suara rohani, seperti Pesparawi, Pesparani, dan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), perlu mendapatkan perhatian serta dukungan anggaran yang terencana dari pemerintah daerah setiap tahun.

Ia mengakui bahwa dukungan pemerintah daerah terhadap kontingen Pesparani Kabupaten Jayapura pada tahun ini masih terbatas karena kegiatan tersebut belum terakomodasi secara optimal dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jayapura, saya menyampaikan permohonan maaf karena tahun ini kami belum dapat memberikan dukungan secara maksimal kepada tim yang akan berangkat. Namun, pemerintah daerah tetap memberikan bantuan sebesar Rp200 juta. Sebanyak Rp100 juta telah ditransfer kepada panitia, sedangkan Rp100 juta lainnya saya serahkan secara langsung,” ungkapnya.

Bupati menegaskan bahwa kontingen yang berangkat ke Biak bukan hanya membawa nama gereja atau lingkungan pelayanan tertentu, melainkan mewakili seluruh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Jayapura. Karena itu, seluruh peserta diharapkan dapat menjaga kekompakan, menjunjung tinggi sportivitas, serta menunjukkan kemampuan terbaik selama mengikuti perlombaan.

“Tim yang berangkat ini bukan hanya mewakili gereja atau pastori tertentu, tetapi mewakili Kabupaten Jayapura. Oleh karena itu, saya berharap seluruh peserta dapat memberikan yang terbaik dan membawa nama baik daerah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Yunus Wonda memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Jayapura akan memberikan dukungan yang lebih maksimal pada tahun 2027. Dukungan tersebut direncanakan untuk diakomodasi dalam DPA agar kegiatan keagamaan, termasuk Pesparawi, Pesparani, dan MTQ, dapat dipersiapkan secara lebih terarah dan memperoleh dukungan anggaran yang memadai.

Menurutnya, perencanaan anggaran yang baik menjadi bagian penting dalam mendukung pembinaan generasi muda, pengembangan potensi seni dan budaya keagamaan, serta memperkuat kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Jayapura.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan harapan agar kontingen Pesparani Kabupaten Jayapura mampu meraih prestasi terbaik dalam kompetisi di Biak. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjaga kesehatan, mempersiapkan diri dengan baik, serta mengikuti setiap tahapan perlombaan dengan penuh semangat dan tanggung jawab.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jayapura, kami mendukung dan mendoakan seluruh peserta agar dapat mengikuti perlombaan dengan baik, meraih prestasi yang membanggakan, serta kembali ke Kabupaten Jayapura dengan selamat,” tutupnya.

Pelepasan kontingen ini menjadi bentuk dukungan dan motivasi bagi para peserta untuk membawa nama baik Kabupaten Jayapura sekaligus memperkuat semangat persaudaraan, kebersamaan, dan toleransi melalui kegiatan seni suara gerejani.

Penulis & Foto : Eky

Admin             : Rilva