SENTANI, jayapurakab.go.id – Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mematangkan segala persiapan pelaksanaan Festival Danau Sentani ke- XV tahun 2026, kata Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., saat diwawancara di Sentani, Sabtu 2/05/2026.
Bupati Jayapura memastikan festival tahunan tersebut akan tetap digelar sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
Menurutnya Festival Danau Sentani merupakan agenda penting daerah yang tidak hanya menampilkan kekayaan budaya, tetapi juga menjadi ajang promosi pariwisata dan penggerak ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, seluruh pihak terkait terus melakukan persiapan secara maksimal agar pelaksanaannya berjalan sukses.
“Festival Danau Sentani tetap akan kita laksanakan sesuai jadwal. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan kegiatan ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan festival nantinya akan melibatkan seluruh elemen masyarakat, khususnya masyarakat adat di kawasan Danau Sentani. Partisipasi tersebut mencakup berbagai distrik di Kabupaten Jayapura, yang akan turut ambil bagian dalam menampilkan potensi budaya, seni, dan kearifan lokal masing-masing.
Selain itu, pemerintah daerah juga berencana menyiapkan stand-stand bagi 19 distrik sebagai wadah untuk menampilkan produk unggulan, termasuk kerajinan tangan dan kuliner khas Papua seperti Papeda. Langkah ini diharapkan mampu memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang.
Ke depan, lokasi pelaksanaan festival juga akan dikembangkan menjadi kawasan wisata permanen yang tidak hanya ramai saat event berlangsung, tetapi tetap hidup setiap hari sebagai pusat kuliner tradisional dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, Pemerintah Kabupaten Jayapura optimistis Festival Danau Sentani ke- XV tahun 2026 akan berjalan meriah dan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata serta perekonomian daerah.
Tidak hanya itu, Bupati Jayapura juga menegaskan kedepan lokasi festival ini tidak hanya digunakan saat pelaksanaan acara saja, tetapi dapat dikembangkan menjadi kawasan wisata permanen.
Nantinya, tempat ini akan menjadi pusat kuliner tradisional, di mana masyarakat dapat menikmati berbagai makanan khas Papua seperti Papeda, serta produk-produk UMKM lokal.
Dengan konsep ini, kawasan festival akan tetap hidup setiap hari, tidak hanya ramai saat event berlangsung. Aktivitas ekonomi masyarakat diharapkan terus berjalan dan berkembang, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Jayapura.
Ia berharap melalui langkah ini, Festival Danau Sentani tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi penggerak utama sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
Penulis : Imel
Foto : Eky
Admin : Rilva

