SENTANI, jayapurakab.go.id – Hari kedua, Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., kembali menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak luapan air Danau Sentani. Penyaluran bantuan, Bupati Jayapura didampingi Wakapolres Jayapura, Kepala BPBD, Kepala Distrik Sentani dan Kasatpol PP Kabupaten Jayapura, Selasa 14/04/2026.

Adapun kampung-kampung yang diberikan bantuan yakni, Kampung Asei, Ayapo, Yalo, kawasan Telaga Ria, sekitar Jembatan Dua, Kampung Puay, dan Kampung Nendali yang diberikan langsung kepada masyarakat yang terdampak banjir. Dengan bantuan, beras 1 ton, gula 1 ton, telur 3 rak, mie instan 3 karton dan minyak goreng.




“Kami bersama Wakil Bupati langsung menyalurkan bantuan wilayah penyaluran, di mana Wakil Bupati menangani wilayah barat seperti Puay, Yoboi, hingga Dondai dan Yakonde, sementara saya fokus di wilayah timur, termasuk Sentani Tengah dan Sentani Timur hingga hari ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan hampir seluruh kampung terdampak telah menerima bantuan. Menurutnya, meskipun nilai bantuan tidak besar, namun perhatian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat sangatlah penting, terutama di tengah kondisi banjir yang membatasi aktivitas ekonomi warga.
“Kondisi seperti ini masyarakat tentu kesulitan beraktivitas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, pemerintah akan terus memberikan perhatian melalui bantuan sembako,” jelasnya.



Bantuan akan dilanjutkan ke wilayah lain yang juga terdampak bencana, seperti Tanah Merah dan Grime Nawa, yang mengalami banjir bandang agar masyarakat merasakan kehadiran pemerintah dalam menjawab setiap keluhan yang mereka alami.



Saat bertemu masyarakat, Bupati Wonda juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya tidak membuang sampah sembarangan ke got, parit, maupun aliran sungai yang bermuara ke Danau Sentani.
“Ke depan kami akan memberikan sanksi tegas bagi siapa saja yang kedapatan membuang sampah sembarangan,” tegasnya.
Menjaga kebersihan lingkungan, Bupati menyampaikan hari Jumat mendatang, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura akan melaksanakan kerja bakti massal, khususnya di area perkotaan yang rawan tersumbat akibat sampah.

Kegiatan kerja bakti ini akan dilaksanakan bertepatan dengan kebijakan Work From Home (WFH), sehingga waktu tersebut dimanfaatkan untuk membersihkan lingkungan tanpa mengganggu aktivitas pelayanan pemerintahan.
Penulis & Foto : Eky
Editor : Imel
Admin : Rilva

