DEKLARASI PERLINDUNGAN AREA HUTAN SAGU SEPANJANG JALAN BARU ALTERNATIF.

Masyarakat Adat Sentani Mendukung Pembangunan Jalan Alternatif

SENTANI-JPR.  Bersamaan dengan Pencanangan Pembangunan Jalan Baru Alternatif Telagaria-Nendali-Yabaso oleh Bupati Jayapura di Halaman Kantor Sentani Timur, masyarakat Adat Sentani Timur mendeklarasikan Perlindungan Area Hutan Sagu Sepanjang Jalan Baru Alternatif tersebut.

Pembacaan Deklarasi ini disaksikan langsung oleh Bupati Jayapura, Kapolres Jayapura, beberapa Kepala Aperangkat Daerah, Kepala Distrik Sentani Timur dan masyarakat Adat Sentani Timur.

Adapun isi Deklarasi adalah sebagai berikut :

  1. Bahwa Hutan sagu Bukan Milik kita, namun hanyalah pinjaman anak cucu kita, sehingga wajib untuk dilestarikan.

  2. Bahwa hutan sagu merupakan lumbung pangan masyarakat sehingga perlu dibudidayakan dan dikembangkan.

  3. Bahwa hutan sagu perlu dirawat sehingga menjadi obyek Wisata

  4. Bahwa hutan sagu sepanjang jalan baru tidak boleh dijual kepada pihak manapun dan dengan dalih apapun

  5. Bahwa masayarakat adat merupakan bagian integral dari NKRI dengan ini menyambut baik pembangunan jalan baru alternative dengan tidak mengabaikan kebutuhan bamasyarakat adat serta pemerintah wajib memberikan manfaat langsung maupun tidak langsung kepada masyarakat adat.

Kepala Distrik Sentani Timur Steven Ohe pada kesempatan itu menjelaskan bahwa:,

“Dengan deklarasi ini pihaknya menyatakan kepada masyarakat bahwa pemerintah tidak akan melakukan penggusuran secara semata-mata, akan tetapi pemerintah akan menata dengan hati-hati, pihaknya  hanya akan membuka badan jalan dan akan menanam kembali pohon sagu.

Bupati Jayapura dan Kapolres Jayapura turut menyaksikan Pembacaan Deklarsi Perlindungan Hutan Sagu
Penandatangan Deklarasi Perlindungan Hutan Sagu
Bupati Jayapura : Penandatangan Deklarasi Perlindungan Hutan Sagu

Tulis Balasan atau komentar anda

Email anda tidak akan dipublish.