HUT Akbar ke- 44 SMA Negeri 1 Sentani, Bupati Jayapura: Guru Adalah Fondasi Lahirnya Generasi Berprestasi

Agenda Berita Daerah

Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., para guru, alumni dari angkatan pertama tahun 1985 hingga angkatan 2026, serta berbagai tokoh masyarakat saat menari bersama di halaman sekolah DMA N1 Sentani. Sabtu (18/07/2026)

SENTANI, jayapurakab.go.id – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 44 SMA Negeri 1 Sentani yang dirangkaikan dengan reuni akbar alumni lintas angkatan, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman SMA Negeri 1 Sentani ini dihadiri Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., para guru, alumni dari angkatan pertama tahun 1985 hingga angkatan 2026, serta berbagai tokoh masyarakat.

Mengusung tema “Bersatu dalam Kenangan, Berkarya Demi Masa Depan”, reuni akbar ini tidak hanya menjadi ajang melepas rindu, tetapi juga mempererat silaturahmi serta membangun komitmen alumni untuk ikut berkontribusi dalam memajukan dunia pendidikan dan pembangunan di Tanah Papua.

Dalam sambutannya, Bupati Jayapura menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada para guru atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi muda Papua. Menurutnya, keberhasilan banyak alumni yang kini mengabdi sebagai aparatur sipil negara, anggota TNI-Polri, tenaga profesional, hingga pemimpin daerah merupakan buah dari kerja keras dan pengabdian para guru.

“Terima kasih kepada Bapak dan Ibu guru yang telah mendidik kami dengan penuh kesabaran dan tanggung jawab. Hari ini banyak anak-anak Papua yang berhasil menduduki berbagai posisi penting. Semua itu berawal dari pendidikan yang diberikan oleh para guru,” ujar Yunus Wonda.

Ia juga mengenang masa sekolah ketika kedisiplinan diterapkan dengan tegas. Menurutnya, pendidikan karakter yang diberikan para guru pada masa itu menjadi bekal penting dalam membentuk pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

“Dulu kami dididik dengan disiplin. Kalau melanggar aturan, kami mendapat hukuman. Namun semua itu dilakukan demi membentuk karakter kami agar menjadi pribadi yang lebih baik,” katanya.

Bupati mengajak para orang tua untuk terus mempercayakan proses pendidikan kepada sekolah. Ia menilai keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab guru, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari keluarga.

“Ketika anak berada di sekolah, berikan kepercayaan kepada guru untuk mendidik mereka. Orang tua dan sekolah harus berjalan bersama agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang berkualitas,” tegasnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh alumni yang terus menjaga hubungan dengan almamater. Menurutnya, reuni menjadi momentum untuk memperkuat rasa memiliki terhadap sekolah sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan pendidikan.

“Terima kasih kepada semua alumni yang masih ingat jalan pulang ke sekolah ini. Mari kita terus menjaga kebersamaan dan memberikan sumbangsih bagi almamater. Jangan hanya meninggalkan kenangan, tetapi tinggalkan juga karya yang bermanfaat bagi generasi berikutnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Klasina Yanggroseray, mengatakan reuni akbar ini merupakan upaya mempertemukan seluruh alumni karena mereka merupakan aset penting bagi sekolah.

Ia menjelaskan, meski HUT SMA Negeri 1 Sentani diperingati setiap 1 Juli, pelaksanaan reuni sengaja digelar pada 18 Juli agar lebih banyak alumni dapat hadir dari berbagai daerah.

“Kami bersyukur SMA Negeri 1 Sentani, yang dulu bernama SMA 3 Sentani, telah melahirkan begitu banyak alumni. Mereka adalah kekuatan besar bagi sekolah, sehingga kami ingin menghimpun mereka dalam satu kebersamaan,” ujarnya.

Menurut Klasina, tema “Bersatu dalam Kenangan, Berkarya Demi Masa Depan” mengandung makna bahwa seluruh alumni memiliki kenangan indah selama menempuh pendidikan, namun juga memiliki tanggung jawab untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia mengungkapkan tingginya antusiasme alumni terlihat dari partisipasi setiap angkatan yang memberikan dukungan dana sebesar Rp1 juta. Bahkan sejumlah alumni turut memberikan bantuan lebih besar sebagai bentuk kepedulian terhadap almamater.

“Semua ini digerakkan oleh alumni. Ada yang menyumbang lebih dari ketentuan yang telah disepakati. Semangat kebersamaan mereka sungguh luar biasa,” katanya.

Reuni akbar tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Jayawijaya, yang hadir untuk memberikan dukungan kepada keluarga besar SMA Negeri 1 Sentani.

Melalui peringatan HUT ke- 44 ini, seluruh keluarga besar SMA Negeri 1 Sentani berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun dapat terus menjadi kekuatan dalam meningkatkan mutu pendidikan, mempererat persaudaraan antargenerasi alumni, serta melahirkan lebih banyak sumber daya manusia Papua yang berkualitas, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa.

Penulis : Imel

Foto      : Eky

Admin  : Rilva