Pencanangan Kampung Ketemung Sebagai Kampung Adat Tahun 2015

Sentani JPR- Setelah mencanangkan atau meresmikan kampung Ayapo, Kampung Necheibe dan Kampung Bundru sebagai Kampung Adat  beberapa waktu lalu, Bupati Jayapura Mathius Awaitouw, SE, M.Si Kembali meresmikan Kampung Ketemung, Distrik Nimboran sebagai kampung Adat. Kunjungan Bupati Jayapura beserta beberapa Kepala SKPD ke Kampung Ketemung disambut antusias oleh masyarakat setempat dan juga Dewan Adat Suku Demutru. Bupati dan rombongan disambut dengan tari-tarian tradisional adat setempat.

Pesan Bupati Jayapura Mathius Awaitouw, SE, M.Si berkaitan dengan penetapan dan pengukuhan Kampung-kampung adat tersebut :

“Sejak dikukuhkannya 4 Kampung  sebagai Kampung Adat di empat distrik ini, maka struktur dan system pemerintahannya sudah tidak lagi menggunakan sistem pemerintahan seperti biasanya, tapi sudah harus menggunakan struktur dan system pemerintahan adat yang berlaku di sini. Dewan Adat Suku (DAS) agar memberikan perhatian kepada Kampung Adat yang telah dikukuhkan, bagaimana mereka dapat mengangkat sumber daya yang dimiliki ke permukaan, sehingga dapat menjadi satu contoh yang positif (pilot project) bagi kampung lainnya di wilayah mereka masing-masing”.

“Hal ini penting maknanya karena telah sekian lamanya terkubur dan tidak bersuara, maka sejak saat ini dapat tampil dengan gagahnya untuk mengayomi segala sesuatu yang ada pada kekuasaan adat yang dimiliki”.

“Diatas Adat, hanya ada Tuhan, ini adalah penghormatan dan penghargaan dari Pemerintah yang diberikan kepada Adat. Negara sudah berikan ruang sehingga marilah kita gunakan itu sebaik-baiknya untuk kesejahteraan masyarakat adat”.

“ Struktur pemerintahan kampung harus berjalan sesuai dengan aslinya,  Kepala Kampung akan diangkat oleh Irram /Ondoafi sesuai dengan tatanan adat yang berlaku di tempat masing-masing”.

“Pemerintah akan hadir untuk menyaksikan dan tetap akan membina. Berbeda dengan yang lalu-lalu, Bupati dan Kepala Distrik yang melantik Kepala Kampung di seluruh wilayah Kabupaten Jayapura. Saat ini, semua akan kembali ke aslinya. Kampung akan otonom dan mandiri. Pemerintah hanya mendampingi dan memberikan penguatan kapasitas sesuai dengan keaslian yang ada”.

Dengan demikian, Bupati mengharapkan agar masyarakat setempat dapat mendukung apa yang telah didorong oleh Pemkab Jayapura. Dengan langkah-langkah yang telah diambil ini, Bupati yakin akan mampu meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat dengan kearifan lokal yang ada.

“Kita Bangun daerah ini di atas Jati Diri kita, dengan kearifan-kearifan lokal yang kita miliki. Kita tetap akan melaksanakan pembangunan bidang pendidikan, kita tetap berbicara tentang kesehatan, ekonomi kerakyatan dan infrastruktur. Karena ini adalah cara untuk mencapai kesejahteraan”.

[envira-gallery id="2271"]