Peringatan Hari TB Sedunia Tahun 2018

Sentani, Jpr – Pemerintah Kabupaten Jayapura sebagai salah satu dari 5 (lima) Kabupaten/Kota di Indonesia yang terpilih untuk melakukan video conference bersama Menteri Kesehatan RI dalam rangka Peringatan Hari TB (Tuberculosis), yang berlangsung pada, Sabtu, 24 Maret 2018, di Aula Lantai 2, Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw,  SE., M.Si memberikan apresiasi bagi Dinas Kesehatan serta para kader TB yang bekerja untuk kemanusiaan di daerah ini.

“Kalau Kabupaten Jayapura terpilih berarti ada karya besar yang dikerjakan oleh para kader dan para medis. Karena itu apa yang kita capai ini perlu kita syukuri. Pekerjaan kemanusiaan tidak terlepas dari campur tangan Tuhan,” ungkapnya.

“Ditingkat Provinsi kita sudah 3 (tiga) kali berturut – turut menjadi yang terbaik dalam pelayanan kesehatan di seluruh Provinsi Papua. Pemerintah akan terus mendorong dan membantu kinerja Dinas Kesehatan dalam pelayanan kesehatan ditengah masyarakat,” katanya.

“Semua tenaga medis, para kader jangan melihat pekerjaan ini sebagai tugas, tapi bagaimana kita mempersembahkan yang terbaik untuk kemanusiaan. Selagi kita masih kuat, mari kita terus bekerja dengan tulus dengan ikhlas,” ajaknya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Khairul Lie, mengatakan dari 20 Puskesmas, 19 Puskesmas di daerah ini melaksanakan pengobatan penyakit Tuberculosis (TBC).

“Selain malaria dan penyakit menular lainnya, termasuk HIV, kita sudah punya sentra layanan penyakit TB gratis yang tersebar di 19 puskemas di daerah ini,” katanya.

“Ada tenaga medis khusus, juga dibantu 190 kader TB yang dilatih untuk menangani setiap pasien yang telah tertular,” tambahnya.

“Kalau yang tertular HIV ada obat yang digunakan untuk menahan lajunya virus didalam tubuh. Sementara untuk TB ini sangat berbahaya apabila tidak diobati serius. Selain menular, penyakit ini juga mematikan. Tetapi, sisi positifnya, pasien harus tekun menjalankan program pengobatan selama enam bulan berturut-turut tidak boleh putus,” tutupnya.

Ada komentar pada “Peringatan Hari TB Sedunia Tahun 2018”

Anda dapat Tinggalkan balasan atau Trackback postingan ini.
  1. Misalkan kalau lupa kontrol sekali dalam 6 bulan, misalkan bulan ke 4 kosong/ tidak kontrol apa harus diulang dari awal lagi ya untuk pengobatan tbc ..karena pasien harus tekun menjalankan program pengobatan selama enam bulan berturut-turut tidak boleh putus.

Tulis Balasan atau komentar anda

Email anda tidak akan dipublish.



This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.