Bupati dan Wakil Bupati Jayapura Lantik Pengurus PHBI, Lepas Jemaah Haji dan Gelar Halal Bihalal

Agama Berita Daerah

Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., bersama Wakil Bupati Jayapura Haris Richard Yocku, S.H., saat foto bersama dengan pengurus Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Jayapura yang dirangkaikan dengan pelepasan Jemaah Haji Kabupaten Jayapura tahun 2026, serta kegiatan halal bihalal Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Jayapura. Selasa (28/04/2026)

SENTANI, jayapurakab.go.id – Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., bersama Wakil Bupati Jayapura Haris Richard Yocku, S.H., melantik pengurus Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Jayapura yang dirangkaikan dengan pelepasan Jemaah Haji Kabupaten Jayapura tahun 2026, serta kegiatan Halal Bihalal Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Jayapura, Selasa (28/04/2026).

Bupati Jayapura mengatakan, pelantikan pengurus PHBI dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat peran organisasi keagamaan sebagai mitra strategis pemerintah daerah. PHDI tidak hanya berperan dalam pembinaan umat dan kegiatan keagamaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam membangun karakter masyarakat, memperkuat nilai moral dan spiritual, serta menjaga harmonisasi sosial di tengah keberagaman.

“Dalam konteks daerah yang multikultur seperti Kabupaten Jayapura, kehadiran PHBI diharapkan mampu menjadi perekat sosial yang memperkokoh persatuan dan kesatuan,” ujarnya.

Pengurus PHBI yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat. Program-program yang dijalankan diminta bersifat inklusif, profesional, serta memberikan manfaat nyata bagi umat.

Tidak hanya itu, Bupati Yunus Wonda juga melakukan pelepasan 80 para jemaah haji yang akan menunaikan ibadah di Arab Saudi. Jemaah diingatkan untuk mempersiapkan diri secara fisik dan mental, menjaga kesehatan, serta meluruskan niat dalam menjalankan rukun Islam kelima. Mereka juga diminta menjaga kekompakan, menaati arahan petugas, serta menjaga nama baik daerah selama berada di Tanah Suci.

Pemerintah turut menitipkan doa kepada para jemaah agar mendoakan Kabupaten Jayapura agar senantiasa diberkahi, damai, dan tetap bersatu dalam keberagaman.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya. Seluruh elemen masyarakat diajak untuk memperkuat toleransi serta mendukung pembangunan daerah yang aman, damai, dan sejahtera.

“Perbedaan harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan, bukan sumber perpecahan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Jayapura, Muhammad Agus Taufik menyampaikan kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat, khususnya umat Muslim di Kabupaten Jayapura.

Jumlah calon jemaah haji asal Kabupaten Jayapura tahun 2026 sebanyak 80 jamaah yang dipastikan berangkat ke Tanah Suci, dengan usia termuda 23 tahun dan tertua 80 tahun. Jemaah haji tahun ini didominasi oleh perempuan. Tercatat sebanyak 49 jemaah perempuan dan 31 jemaah laki-laki akan berangkat menunaikan ibadah haji.

Muhammad Agus Taufik berharap kepada seluruh jamaah, terutama menjaga kesehatan, jamaah menjaga moralitas serta nama baik daerah dan pemerintah selama berada di luar negeri.

“Persatuan antar jemaah juga harus dijaga selama berada di Tanah Suci,” pungkasnya.

Penulis : Imel

Foto      : Eky

Admin  : Rilva