Bupati Jayapura Mulai Evaluasi Besar-Besaran, ASN Absen Apel Terancam TPP Ditahan

Berita Daerah Pemerintahan dan Aparatur

SENTANI, jayapurakab.go.id – Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., menegaskan disiplin aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura tidak boleh lagi dianggap sepele.

Penegasan itu disampaikan Yunus Wonda saat memimpin apel pagi rutin di Lapangan Apel Gunung Merah Sentani, Senin (5/10/2026).

Dalam arahannya, Bupati Yunus secara tegas meminta seluruh ASN mengikuti apel pagi sebagai bagian dari kewajiban dan bentuk kedisiplinan dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Ia juga menyoroti ASN yang dalam waktu lama tidak mengikuti apel pagi. Menurutnya, ketidakhadiran secara terus-menerus harus menjadi catatan dalam evaluasi kinerja dan berdampak pada pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

“ASN yang tidak ikut apel pagi dalam waktu yang lama, tidak dapat TPP. Saya minta kepala dinas memberikan catatan, sehingga TPP-nya bisa ditahan,” tegas Yunus.

Bupati juga mengingatkan para pimpinan perangkat daerah agar tidak membiarkan bawahannya mengabaikan kedisiplinan. Kepala OPD diminta aktif melakukan pengawasan dan memberikan laporan berdasarkan kondisi riil di lingkungan kerja masing-masing.

Bupati Yunus mengatakan, saat ini dirinya sedang melakukan evaluasi besar-besaran terhadap jajaran pemerintahan, mulai dari Asisten Sekda hingga pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Evaluasi tersebut terutama diarahkan kepada pejabat maupun ASN yang dinilai tidak aktif dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

“Sekarang saya sedang melakukan evaluasi besar-besaran, baik dari Asisten maupun pimpinan OPD yang tidak aktif,” ujarnya.

Selain disiplin, Bupati Yunus meminta seluruh ASN menjaga kebersihan lingkungan kantor masing-masing. Menurutnya, kantor pemerintahan harus menjadi tempat kerja yang bersih, tertib dan nyaman, sehingga dapat menunjang kinerja aparatur sekaligus memberikan kesan baik kepada masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan di lingkungan pemerintahan. Seluruh jajaran diminta tidak hanya fokus pada pekerjaan administratif, tetapi ikut bertanggung jawab menciptakan suasana kerja yang aman dan kondusif.

Di sisi lain, Yunus menekankan agar pelayanan publik tidak dipersulit dan tidak membuat masyarakat harus berulang kali datang ke kantor pemerintah hanya untuk mengurus satu kebutuhan.

Ia meminta seluruh dinas memastikan setiap pelayanan yang dapat diselesaikan pada hari yang sama, harus dituntaskan pada hari itu juga.

“Kalau hari ini pelayanan dilakukan, hari ini juga harus bisa selesai. Jangan sampai masyarakat menunggu dan harus bolak-balik,” tegasnya.

Menurut Yunus, pemerintah hadir untuk memberikan pelayanan yang cepat, tepat dan mudah kepada masyarakat. Karena itu, setiap OPD harus membangun budaya kerja yang berorientasi pada penyelesaian masalah, bukan sekadar menjalankan rutinitas birokrasi.

Bupati menegaskan, kedisiplinan ASN, keaktifan pimpinan OPD, kebersihan, keamanan dan kualitas pelayanan publik menjadi bagian penting dalam evaluasi pemerintahan Kabupaten Jayapura ke depan.

Ia berharap seluruh ASN memahami bahwa kedisiplinan bukan hanya kewajiban administratif, tetapi merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

Penulis : Imel

Foto      : Eky

Admin  : Rilva