Perdana Hadiri FDS, Direktorat PAUD: Danau Sentani Punya Daya Tarik Kelas Dunia

Berita Budaya Daerah Pariwisata

Suasana Dr. Sutanto dari Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, Direktorat Jenderal PAUD Dasar dan Menengah, (Kemendikdasmen) bersama tim, Ketua TP-PKK Kab Jayapura dan pengunjung saat melakukan perjalanan menyusuri Danau Sentani. Jumat (28/08/2026)

SENTANI, jayapurakab.go.id – Keindahan Danau Sentani kembali mendapat perhatian dari luar Papua. Kali ini, Dr. Sutanto dari Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, Direktorat Jenderal PAUD Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), mengaku terkesan setelah untuk pertama kalinya mengunjungi Kabupaten Jayapura dan menikmati langsung keindahan Danau Sentani dalam momentum Festival Danau Sentani (FDS) XV, Jumat (28/8/2026).

Bagi Dr. Sutanto, perjalanan menyusuri Danau Sentani bukan sekadar menikmati pemandangan alam. Ia melihat danau yang dikelilingi pulau-pulau kecil, kehidupan masyarakat di pesisir hingga aktivitas warga di atas air sebagai kekayaan yang memiliki nilai wisata sangat besar.

“Saya kebetulan pertama kali di Kabupaten Jayapura, diajak oleh Bunda PAUD untuk menikmati Danau Sentani. Kebetulan pas ada event Festival Danau Sentani. Saya menikmati sekali, melihat dan menyusuri di pinggiran Danau Sentani. Ini luar biasa menurut saya,” ujarnya.

Menurutnya, Danau Sentani memiliki daya tarik yang kuat untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan. Keindahan alam yang berpadu dengan kehidupan masyarakat dan budaya lokal menjadi pengalaman berbeda yang sulit ditemukan di tempat lain.

Karena itu, ia mendorong agar potensi Danau Sentani terus dipromosikan secara lebih luas. Tidak hanya kepada masyarakat Papua, tetapi juga kepada wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

“Ini menjadi daya tarik pariwisata yang luar biasa. Ini harus bagaimana bisa dipromosikan tidak hanya di Papua, tetapi untuk seluruh Indonesia dan bahkan seluruh dunia,” katanya.

FDS Jadi Panggung Promosi Pariwisata

Dr. Sutanto juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan FDS XV yang digagas Pemerintah Kabupaten Jayapura (Bupati dan Wakil Bupati).

Menurutnya, festival tersebut memiliki peran penting dalam memperkenalkan kekayaan alam dan budaya sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan ekonomi.

FDS dinilai bukan hanya menjadi panggung seni dan budaya, tetapi juga menjadi tempat bertemunya sektor pariwisata, UMKM dan ekonomi kreatif masyarakat.

“Saya kira sangat bagus, karena ini perpaduan semua sektor. Terutama untuk menggerakkan ekonomi, UMKM dan sebagainya. Kemudian masyarakat datang semua, ada pentas seni dan budaya. Ini luar biasa untuk menjadi daya tarik masyarakat untuk datang ke sini,” ungkapnya.

Menurutnya, semakin banyak masyarakat datang ke Festival Danau Sentani, semakin besar pula kesempatan bagi potensi lokal untuk dikenal. Produk UMKM, kesenian, budaya dan destinasi wisata dapat diperkenalkan secara langsung kepada pengunjung.

Pengalaman berkeliling Danau Sentani juga menjadi bagian yang paling berkesan bagi Dr. Sutanto. Dari atas kapal, ia dapat melihat langsung pulau-pulau kecil, permukiman masyarakat serta aktivitas warga dan anak-anak yang berlayar di atas danau.

“Ini kita seperti keliling di pinggir pulau-pulau. Kemudian dihiasi banyak penduduk di situ dan anak-anak yang berlayar. Luar biasa menurut saya. Menarik untuk dikunjungi,” tuturnya.

Ia menilai keberadaan armada kapal yang lebih modern menjadi salah satu pendukung penting untuk memberikan pengalaman wisata yang lebih nyaman bagi pengunjung.

Dengan fasilitas tersebut, wisatawan dapat menikmati perjalanan menyusuri Danau Sentani sekaligus melihat dari dekat keindahan alam dan kehidupan masyarakat yang menjadi bagian dari identitas Kabupaten Jayapura.

Melihat langsung keindahan Danau Sentani, Dr. Sutanto pun mengajak masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia untuk datang dan menikmati destinasi wisata tersebut.

“Bapak ibu, teman-teman, seluruh Indonesia dan bahkan dunia, saya kira rugi kalau tidak ke sini. Sangat menarik Danau Sentani untuk dikunjungi,” ajaknya.

Menurutnya, Danau Sentani memiliki modal wisata yang lengkap. Tidak hanya panorama alam, tetapi juga budaya, kehidupan masyarakat, pulau-pulau kecil serta berbagai aktivitas masyarakat yang memberikan pengalaman tersendiri bagi wisatawan.

Ia berharap FDS XV tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi dapat terus menjadi bagian dari promosi pariwisata Kabupaten Jayapura. Festival dapat menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan Danau Sentani kepada wisatawan lebih luas sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal.

Dengan kekayaan alam dan budaya yang dimiliki, Danau Sentani dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi destinasi wisata unggulan Papua yang dikenal di tingkat nasional bahkan internasional.

Penulis & Foto : Imel

Admin             : Rilva