SENTANI,,--Kebijakan Pemberdayaan masyarakat yang di cetuskan Bapak Pemberdayaan Bupati Jayapura Habel Melkias Suwae S.Sos MM sejak Tahun 2002, melalui ADK (Alokasi Dana Kampung) telah berjalan 9 Tahun, satu kebijakan yang digagas dan dilaksanakan atas dasar keberanian berlandaskan hati yang tulus seorang Bupati Jayapura, kini mulai di resapi masyarakat sebagai suatu kebijakan yang mampu mengubah pola pikir masyarakat bahkan menjadikan masyarakat lebih mandiri. Sebelum adanya Program Pemberdayaan, masyarakat mengikuti saja apa yang diatur oleh pimpinan mereka ditingkat kampung maupun Distrik, namun hadirnya Program Pemberdayaan Kampung, yang mana Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura menurunkan langsung dana tersebut ke-kampung-kampung, seperti membangunkan masyarakat yang sedang tidur, masyarakat semakin diberdayakan, semakin kratif mengembangkan diri serta pola pikir, bagaimana membangun kampung mereka sendiri, dengan kepercayaan penuh yang di berikan Pemerintah Daerah. Tak hanya itu, kreatifitas masyarakat juga diakui Bupati Jayapura ketika mendengarkan langsung saat dialog bersama Kepala Kampung, Bamuskam, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan dan masyarakat di wilayah pembangunan IV, pada kegiatan Safari Ramadhan 1431 Hijriah/Tahun 2010 Rabu (1/9), di Mesjid Baitul Makmur Juk Sinar Mas, Kampung Lapua Distrik Kaureh. Menurut HMS, uang bukan segala-galanya, namun berperan sebagai stimulus ”Saya tidak berbicara soal uang, tetapi gagasan memberdayakan masyarakat Kabupaten Jayapura, uang menjadi stimulus kepada masyarakat untuk mengelola potensi apa yang ada di kampung, dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk kepentingan masyarakat dan digunakan dalam kampung.






Jakarta - Partai Golongan Karya menunggu respon positif dari Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Tun Razak. Golkar juga meminta agar menteri jangan lambat dalam mengurusi masalah perbatasan.
Jakarta- Pidato yang Presiden SBY sampaikan mengenai krisis hubungan Indonesia-Malaysia sudah sangat tegas dan jelas. Bahwa yang Indonesia inginkan dari Malaysia adalah kesungguhan penyelesaian masalah secara damai namun produktif, cepat dan tuntas.
Jakarta-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) malam ini akan menyampaikan pernyataan mengenai kasus ketegangan hubungan Indonesia-Malaysia yang lagi-lagi terjadi. Pernyataannya tidak hanya ditujukan kepada rakyat Indonesia, tapi juga rakyat dan pemerintah Malaysia.








