Rencana Aksi Penanganan Korban Setelah Relokasi Mulai dilakukan

SENTANI, jpr – Pemerintah daerah Kabupaten Jayapura kembali melaksanakan rapat koordinasi bersama beberapa lembaga OPD dan lintas sektor terkait rencana aksi penanganan lanjutan terhadap para korban bencana sehubungan dengan upaya yang akan dilakukan nanti pasca direlokasi ke kawasan pemukiman baru yang saat ini sedang dipersiapkan pemerintah.
Asisten III Setda Kabupaten Jayapura, Timothius Demetouw meminta kepada semua pihak khususnya setiap OPD yang memiliki keterkaitan langsung terhadap keberadaan para pengungsi itu agar perlu merencanakan secara matang program kerja yang bisa dilakukan dalam upaya untuk membantu keberlangsungan hidup mereka selama di tempat tinggal yang baru nanti. Dia mengatakan, para pengungsi yang nantinya akan direlokasi itu sangat membutuhkan pemberdayaan dibidang ekonomi, kesehatan, pendidikan dan beberapa hal lainnya yang dianggap penting dan wajib untuk diperhatikan pemerintah.
“Terkait relokasi itu, pemerintah tidak sekedar menyiapkan huniannya, akan tetapi warga yang menjadi korban itu hingga harus dibenahi atau di backup oleh pemerintah daerah ataupun berbagai pihak untuk membantu mereka disana,” kata Timothius Demetouw dalam arahannya di Lantai 1 Kantor Bupati Jayapura, Jumat (23/8).
Dia mengatakan, sesuai target pemerintah bahwa sampai bulan Oktober tahun ini, relokasi terhadap para korban bencana ini harus sudah selesai. Sehubungan dengan itu, untuk menghidupkan sektor ekonomi bagi para korban ini, Pemda Jayapura mendorong dinas Pertanian, perkebunan dan perternakan , perikanan, juga dinas UMKM, untuk segera menyiapkan langkah-langkah strategis untuk pemberdayaan masyarakat korban bencana di daerah atau tempat tinggal baru mereka.
“Kira-kira usaha apa yang mau disiapkan atau mau dibackup bagi masyarakat kita yang ada di lokasi relokasi itu. Ini dalam rangka upaya untuk menghidupkan ekonomi sosial mereka,” bebernya.

Tinggalkan Balasan